by

AS Roma Resmi Pecat Eusebio Di Francesco

Raksasa Ibu Kota Italia, AS Roma, akhirnya mengambil keputusan tegas terkait masa depan Eusebio Di Francesco di Olimpico Stadium. Melalui laman resminya, Jumat, 8 Maret 2018 dini hari WIB, I Lupi mengumumkan telah mendepak juru taktik berumur 49 tahun tersebut dari kursi kepelatihan tim.

Pemecatan Eusebio Di Francesco, Buntut Kiprah Buruk AS Roma

Bukan tanpa alasan, pihak Managemen Klub menendang Eusebio Di Francesco dari jabatannya gegara dianggap gagal membawa AS Roma bertaji di musim kompetisi 2018/2019. Selain tersingkir dari panggung Coppa Italia usai dibantai Fiorentina 1-7 pada babak perempat final yang digelar bulan Januari 2019 lalu, langkah i Giallorossi di pentas Liga Champions juga baru saja terhenti setelah dihempaskan wakil Portugal, FC Porto, melalui skor agregat 4-3 di fase 16 besar. Ironisnya, armada asuhan Di Francesco pun gagal bersaing hebat di perburuan gelar jawara Serie A. Hingga giornata ke-26, Edin Dzeko dan kolega termaktub masih terpaku di urutan 5 klasemen sementara dengan perolehan 44 poin, terpaut 3 angka dari Inter Milan di tangga ke-4.

Catatan-catatan negatif itulah yang kemudian memaksa pihak Managemen AS Roma mengambil keputusan tegas terhadap Pelatih yang karib disapa EDF.

“Saya berterimakasih kepada Eusebio atas kerja keras dan komitmennya selama ini. Sejak kembali ke klub, Eusebio selalu bekerja profesional dan mampu menaruh kepentingan klub di atas kepentingan pribadi. Kami mendoakan yang terbaik untuknya,” demikian pernyataan Presiden AS Roma, James Palotta, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Belum Tunjuk Pengganti EDF

Hingga berita ini diturunkan, AS Roma sendiri belum menunjuk siapa yang akan menggantikan peran Di Francesco di kursi kepelatihan tim. Namun begitu, berdasarkan kabar yang dimuat Sky Sport Italia, nama Claudio Ranieri diklaim menjadi yang terdepan dalam bursa calon juru taktik anyar Serigala Ibu Kota.

Sebagai informasi, Eusebio Di Francesco menangani AS Roma sejak 2017 lalu. Pelatih yang juga pernah berseragam i Giallorossi pada periode 1997-2001 itu sempat mengesankan banyak pihak kala dirinya berhasil membawa tim menembus babak semifinal Liga Champions musim 2017/2018 kemarin, serta finis di peringkat 3 klasemen akhir Serie A Italia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed