by

Asian Games Menjadi Sumber Rezeki Seorang Warga Palestina

Salah seorang warga Palestina, Emad Alamad, memanfaatkan momen berharga Asian Games sebagai celah untuk memperoleh rezeki untuknya. Emad membuka stand dengan berjualan makanan khas palestina yang bernama Palestina Food.

Emad mengaku dirinya berhasil menjual makanan dengan laris manis, terlebih karena ini adalah ajang olahraga terbesar yang ada di Asia sehingga orang-orang yang datang pun sangat banyak hingga warungnya kebanjiran pembeli. Hal ini tentu tidak membuatnya menyesal karena berani mengambil resiko untuk mengeluarkan modal guna membuka stand di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Emad merupakan seorang warga Palestina yang memiliki istri orang Indonesia, dan ini pun semakin mempermudahnya untuk mengurus perihal birokrasi berjualan di gelora bung karno. Emad menjual berbagai makanan Palestina yang cocok dengan lidah orang Indonesia, sehingga para pembeli pun berasal dari tanah air dan dagangannya berhasil diterima dengan baik oleh para pembelinya.

“Dari sini pun saya mendapatkan penghasilan yang lumayan, dalam satu hari bisa menjual kira-kira sebanyak 300 porsi,” jelas Emad yang ditanya bagaimana kariernya selama berjualan di Asian Games ini.

Emad pun memasang harga yang berbeda dengan harga hari biasa, karena ia mengaku bahwa menyewa stand di tempat tersebut tidaklah mudah. Biasanya, Emad menjual makanannya dengan harga sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu perporsinya, namun untuk penjualan di ajang Asian Games ini dirinya mematok harga Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu dalam setiap porsinya.

Larisnya penjualan di sini pun sudah berhasil membuat Emad mendapatkan keuntungan lebih yang bisa mengembalikan modal awal yang dipasangnya, sehingga kini ia pun tinggal menuai keuntungan dari setiap penjualan yang ia lakukan.

Ini bukanlah kali pertama Emad berjualan di Indonesia, karena dirinya sudah berjualan di negara ini sejak 2 tahun terakhir. Dirinya pun memang sudah tinggal di Indonesia sejak 4 tahun belakangan ini. Dari seluruh makanan yang dijual oleh Emad, ia pun menjadikan kebab sebagai menu utama yang disediakan dan ini berhasil membuat para pembeli suka dengan citarasa yang ditawarkan.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed