by

Balada Zidane dan Waktu yang Semakin Menipis di Bernabeu

DetikSport – Zinedine Zidane dalam waktu yang menipis di Real Madrid. Zidane, yang membawa Madrid ke gelar Liga Champions di musim pertamanya sebagai pelatih, kini kesulitan untuk mempertahankan pekerjaannya dengan tim 19 poin di bawah Barcelona di liga Spanyol.

Masalahnya menjadi semakin buruk saat Madrid kalah 2-1 di kandang sendiri melawan Leganes di perempatfinal Copa del Rey pada Rabu. Zidane sepertinya memiliki satu kesempatan terakhir untuk menyelamatkan pekerjaannya dengan mengalahkan Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions. Kedua tim bertemu di leg pertama di Spanyol pada 14 Februari, dengan pertandingan kembali di Prancis pada 6 Maret.

“Itu sangat jelas,” kata Zidane setelah kalah dari Leganes. “Sayalah yang bertanggung jawab atas semua ini, akulah pelatihnya, akulah yang harus mencari solusinya.” Liga Champions adalah satu-satunya kompetisi dimana Madrid masih memiliki peluang menang yang realistis. Klub ini akan mencari hattrick setelah mengangkat trofi pada 2016 dan 2017.

Zidane baru saja dikritik karena hasil buruk. Fans juga mempertanyakan beberapa keputusannya baru-baru ini, termasuk langkah untuk mengistirahatkan Cristiano Ronaldo dan starter reguler lainnya melawan Leganes. “Saya tidak menyesalinya, saya bertanggung jawab atas keputusan saya,” ucap Zidane. “Para pemain harus beristirahat, Anda tidak bisa melihat tim yang bermain dan mengatakan itu tidak kompetitif, masalahnya adalah kami kalah.”

Satu-satunya starter reguler melawan Leganes adalah Sergio Ramos, Karim Benzema dan Isco, yang diganti terlambat dalam laga tersebut. Luka Modric dan Dani Carvajal turun dari bangku cadangan di babak kedua. Massa mencemooh setelah peluit akhir, kejadian biasa di Bernabeu baru-baru ini. Sebelum kemenangan atas Deportivo La Coruna 7-1 di liga pada hari Minggu, Madrid sudah tiga pertandingan tanpa kemenangan kandang.

Madrid telah memenangkan setengah dari 18 pertandingan kandangnya di semua kompetisi musim ini, kalah empat kali, termasuk 3-0 dari Barcelona. Zidane membuat awal yang luar biasa setelah mengambil alih pada Januari 2016 setelah menjalani tugas dengan skuad “B” Madrid. Dia memimpin klub tersebut ke dua gelar Liga Champions, satu trofi liga Spanyol dan gelar berturut-turut di Piala Super UEFA dan Piala Dunia Klub.

Dia memulai musim ini dengan membantu Madrid menjuarai Piala Super Spanyol melawan Barcelona. “Saya bertanggung jawab atas situasi (sekarang),” kata Zidane. “Saya akan terus bekerja dan berjuang, saya akan berusaha membuat tim lebih baik dan hanya itu.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed