by

Bambang Ungkap Jalan Bandar Match Fixing Kerjakan Pertandingan

Bambang Suryo mengungkapkan cara yang selama ini digunakannya untuk melakukan praktik match fixing, yang beberapa waktu belakangan kerap dilakoninya. Menurut pria yang selama ini memiliki peran sebagai runner atau perantara bandar serta operator lapangan itu, terdapat beberapa jalan yang sudah biasa ia manfaatkan.

Menurut pandangan Bambang, langkah awal yang dijalani adalah dengan mencoba untuk masuk ke dalam salah satu skuat yang pertandingannya telah diatur. Bambang akan berusaha terlebih dahulu untuk mendekati pihak manajemen klub tersebut.

“Saya akan lihat dulu, apakah manajemen klub tersebut perlu uang atau tidak. Jika manajemennya lurus, dan tidak perlu uang, saya tak akan masuk. Saya akan gunakan cara lain,” ungkap Bambang seperti yang dilansir dari situs Bola.net.

Menurut Bambang, cara lain tersebut adalah mendekati sang pelatih klub yang bersangkutan. Apabila sudah menggunakan cara ini dan tetap gagal, maka eks pemain PS Palembang itu menyebut akan mengambil jalan untuk mendekati pemainnya. “Biasanya ke pemain ini tak pernah gaga,” lanjutnya.

Pria kelahiran 30 Agustus ini tidak mau hanya mendekati satu orang pemain klub saja. Biasanya, dirinya akan mendekati lima hingga enam pemain.

“Saya biasanya menggunakan orang yang dekat dengan pemain tersebut. Namun, kalau kenal dekat, saya sendiri yang dekati pemain tersebut,” lanjutnya.

Tidak hanya untuk pemain lokal saja, para pemain asing pun tidak lepas dari upaya pendekatan sang runner. Bahkan, Bambang mengenang bahwa pertama kalinya ia mendekati pemain sepak bola adalah seorang pemain asing.

“Ketika menggarap pertandingan antara dua tim asal Jawa Tengah, saya dekati pemain asing mereka. Dan, itu berhasil,” terangnya.

Selain pemain, wasit pun juga tidak lepas dari upaya Bambang sebagai seorang runner. Dirinya melakukan koordinasi dengan para pengadil lapangan ini tentang skenario yang diharapkan untuk terjadi di lapangan.

“Kami sudah beritahu wasit bahwa nanti kejadiannya bakal seperti apa, misal pada 15 menit ke atas sudah ada terjadi gol. Biasanya, ‘bola jalan’ ini lebih bagus ya, dapatnya besar. Apalagi, jika ada gol di atas menit ke-85. Krusial. Ini uang besar” tambahnya.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed