by

Bentuk Protes Bale Pada Real Madrid dan Zidane

Gareth Bale kini merasa sedang di atas angin, setelah sebelumnya mengalami banyak tekanan. Apalagi setelah kembalinya Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid. Jelas sekali keduanya tidak akur, bahkan Zidane secara terbuka ingin mengusir Bale. Namun kini kondisinya berbalik.

Pemain asal Wales ini memang mendapatkan desakan untuk hengkang, akhirnya keluar keputusan keluar namun sebagai pemain permanen bukan berstatus pemain pinjaman. Hal ini membuat Los Blancos harus mencari klub yang bersedia menampung Bale.

Apalagi Zidane secara terbuka mengusirnya, terlebih setelah memasuki tur pramusim. Pelatih yang memiliki darah Aljazair itu menegaskan jika Bale tidak masuk dalam skuatnya, kami (manajemen Real Madrid) sedang mengurus kepindahannya, tidak akan lama lagi.

Baca juga : Asensio Cedera, Bale Batal Dijual Real Madrid?

Ini tentu sinyal kuat pengusiran Bale, bahkan agen Bale secara jelas mengatakan Zidane arogan. Seakan melupakan jasa Bale, bahkan andilnya dalam memenangkan Liga Champions yang menggenapkan Los Blancos memenangkan empat kali berturut turut pada musim 2018/2019.

Bahkan dalam International Champions Cup (ICC), Bale bermain dan mencetak gol, meskipun akhirnya kemenangan ditentukan penalti karena hasilnya 2-2. Bale memang tidak pernah membangkang, bahkan menerima jika dirinya harus pergi, dalam harus sebagai pemain permanen.

Beberapa waktu lalu datang penawaran dari klub Tiongkok, Jiangsu Suning. Berani memberikan gaji besar hingga 22 juta euro atau setara dengan 343 miliar rupiah setiap musim. Prosesnya berjalan cepat, namun saat harus tanda tangan kontrak, Real Madrid menghentikan semua itu.

Baca juga : Mengenang Masa Lalu, Real Madrid Lebih di Rindukan Ronaldo dari MU

Kabarnya, Marco Asensio mengalami cedera parah di bagian paha, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dari lapangan. Hal ini membuat negoisasi Bale batal dan nasibnya semakin tak jelas di Real Madrid. Namun Florentino Perez menegaskan, Bale tidak akan pergi musim ini.

Mendapatkan angin segar dari Perez, bukan berlaku untuk Zidane. Bale tetap tidak diterima, sehingga melakukan serangan bali. Pasalnya Bale kedapatan absen saat Los Blancos akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur pada Selasa (30/07/2018) lalu. Akibatnya tidak bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

Pasalnya bukan hanya Bale saja yang absen, ada minimal empat pemain yang tidak bisa bermain, karena baru saja menyelesaikan Copa Amerika 2019 bersama negaranya. Seperti Eder Militao, James Rodriguez dan Casemiro. Sedangkan Asensio harus absen hingga akhir musim, jika sudah begini nampaknya Zidane harus berdamai dengan Bale.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment