by

Dikomentari Miring Louis Van Gaal, Solskjaer: Sakarepmu!

Juru taktik Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, menganggapi santai komentar miring Louis van Gaal yang menyebutnya setali tiga uang dengan Jose Mourinho, yakni sama-sama mengandalkan taktik parkir bus untuk bisa membuat si Iblis Merah meraih kemenangan.

Sakarepmu

Dikatakan Solskjaer, permainan Manchester United di bawah asuhannya jelas berbeda dengan di era kepelatihan Jose Mourinho yang mengusung gaya ultra-defensive. Dia mengklaim Setan Merah sekarang tampil jauh lebih terbuka dan menekan.

“Kita semua sudah melihat bagaimana permainan yang kami miliki. Beberapa pemain kami bahkan menekan dengan sangat tinggi, memenangkan bola dan mendominasi. Tapi biarlah, Louis van Gaal boleh berbicara sesuai kehendak hatinya,” ucap Ole Gunnar Solskjaer, sebagaiman dikutip dari Goal Internasional.

Tetap Berbaik Sangka

Meski demikian, Solskjaer berusaha tetap berbaik sangka. Dia mengakui bahwa Manchester United asuhannya sempat bermain pragmatis ketika berhadapan dengan Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions 2018/2019 lalu, dan itulah yang mungkin dimaksud pria asal Belanda tentang adanya kesamaan dalam permainan Setan Merah sekarang dengan di masa Mourinho.

“Dia mungkin membicarakan tentang permainan kami melawan PSG, yang merupakan laga di mana kami harus bermain dengan pertahanan dan serangan balik yang sangat bagus,” terkanya.

Namun Solskjaer menegaskan bahwa strategi itu bersifat situasional, yang sejatinya juga umum diterapkan tim manapun. Mantan penukang Molde FK lantas membandingkan performa Manchester United ketika menghadapi PSG dengan di laga-laga lainnya, seperti saat melawan Watford dalam matchweek ke-32 Liga Primer Inggris 2018/2019, Sabtu, 30 Maret 2019, di Old Trafford Stadium.

“Ini semua adalah tentang cara Anda memenangkan bola, dan bagi saya ada dua cara untuk melakukannya – Anda bertahan untuk memenangkan bola lalu menyerang, atau Anda merebut untuk menyerang. Bisakah kami terus menyerang dengan cepat seperti yang kami lakukan hari ini (saat melawan Watford)? Mengapa tidak?! Selama ada keinginan, ketika Anda menguasai bola, maka seranglah. Landasan dari tim mana pun adalah bermain baik tanpa bola. Jika Anda melakukan itu, Anda punya peluang lebih besar,” tutup pelatih 46 tahun berpaspor Norwegia.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed