by

Dituduh Mafia Skor, Hidayat Memutuskan Untuk Mundur Dari Jabatan di PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, yakni Hidayat, melayangkan perminntaan maafnya terkait dengan munculnya dugaan keterlibatan dalam upaya pengaturan skor di Liga 2. Tak hanya itu, mengejutkannya, Hidayat juga sudah memutuskan untuk undur diri dari jabatan yang diembannya saat ini.

“Saya minta maaf ke sepak bola Indonesia, pengelola klub, siapapun yang terlibat dalam sepak bola. Permintaan maaf saya berawal dari kegaduhan. Saya menyadari yang saya lakukan, harusnya tidak saya lakukan sebagai anggota Exco,” terang Hidayat yang disampaikan pada konferensi pers di Hotel Sutan, Jakarta Pusat, pada hari Senin 23 Desember 2018.

Seperti yang telah diketahui, nama Hidayat baru saja tersangkut dalam kasus dugaan pengaturan skor di pertandingan babak delapan besar ajang Liga 2, yang mempertemukan Madura FC dengan PSS Sleman. Manajer Madura FC, yakni Januar Herwanto, menilai bahwa Hidayat sudah mencoba untuk menyuapnya.

“Itu semua terjadi mengalir seperti biasanya dalam kehidupan saya. Itu adalah peristiwa satu-satunya selama saya menjadi anggota Exco. Jadi kalau setelah ada acara di televisi, ada kegaduhan yang makin meluas, saya tegaskan, saya tidak pernah menghubungi siapa pun dan komunikasi apa pun berkaitan dengan pertandingan. Baik di Liga 1 serta Liga 2,” kata Hidayat.

“Dan tentunya ini menjadi isu nasional. Saya tegaskan lagi, itu adalah satu-satunya proses yang terjadi secara alami. Dan saya mengakui itu kekeliruan saya yang tidak patut dilakukan. Dan itu adalah satu-satunya. Insya Allah saya bukan mafia, saya bukan pengatur skor sebagaimana yang ditunjukkan kepada saya,”ujarnya.

“Oleh karena itu, saya ketika merenung dan secara spontan waktu itu, kalau saya bersalah, silakan diproses di Komdis PSSI. Saya minta segera Komdis menyidangkan kasus yang ditunjukkan kepada saya. Tentunya niatan baik saya, menjawab tuduhan kepada saya sebagai pelaku pengaturan skor. Hal ini tentunya berdampak kepada beban PSSI dan beban yang terkait dengan saya,” imbuhnya.

“Oleh sebab itu, saya tidak ingin menambah beban PSSI. Saya ingin menjaga marwah PSSI dan ketentraman keluarga saya, saya juga menjaga teman seprofesi saya, termasuk kampus saya mengabdi,” tutupnya/

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed