by

Doa Tulus Kapten Arsenal Kepada Cedera Parah Bellerin

Bek klub Arsenal, Hector Bellerin, harus bermukim dalam waktu yang cukup lama di ruang perawatan lantaran mengalami cedera parah yang dideritanya. Tragedi tersebut lantas mengundang perhatian dari sang kapten, yakni Laurent Koscielny, yang tak dapat berbuat banyak hal selain berharap supaya rekannya itu bisa cepat sembuh.

Bellery sudah dipastikan mengalami cedera ligamen yang mengharuskannya absen sampai ujung musim 2018-19 ini. Cedera itu ia dapatkan pada saat membela klubnya melawan Chelsea di pertandingan lanjutan Premier League akhir pekan kemarin.

Padahal, belum lama ini Bellerin dinyatakan telah sembuh dari cedera betis yang memaksanya absen selama satu bulan. Karena hal itulah, dirinya harus melewatkan tujuh laga termasuk di dalamnya derby London melawan Tottenham di ajang Carabao Cup bulan Desember lalu.

Cederanya Bellerin tentu mengundang perhatian dari Kosciely, yang belum lama ini juga baru dinyatakan pulih total dari absen cedera panjangnya. Pemain asal Prancis itu hanya bisa memberikan doa dan menyumbangkannya tambahan semangat.

“Seperti yang saya katakan padanya kemarin, ‘singkirkan sepak bola sejenak dan nikmati hidup bersama keluarga dan teman’. Dia sedang memulai bagian baru dalam karirnya,” ujar Koscielny kepada Sky Sports.

“Ia akan absen lama, tapi dia adalah orang yang kuat, dan saya tahu dia punya orang-orang di sekitarnya yang siap membantunya kembali secepatnya dan menjadi lebih kuat,” lanjutnya.

Kemudian Koscielny pun bercerita mengenai apa saja yang dilakukannya selama menjalani perawatan cedera panjang seperti yang dirasakan Bellerin sekarang ini. Dalam masa absennya itu, Koscielny merasa bahwa hidupnya sudah jauh lebih positif daripada sebelumnya.

“Sempat terasa sangat berat karena saya melewatkan Piala Dunia. Tapi anda jadi belajar banyak soal hidup, anda lebih positif soal sepak bola sebab anda tahu itu hanya sebagian kecil dari kehidupan, dan anda mendapatkan banyak hal baik di luar lapangan,” tuturnya.

“Saya mendapati banyak hal soal hidup, saya pun terkejut. Saya sangat fokus pada masa rehabilitasi, jadi terkadang anda seolah berada di dalam sebuah gelembung dan tak bisa melihat orang-orang yang berupaya membantu untuk bisa kembali secepatnya,” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed