by

Eden Hazard Jelaskan Perbedaan Antara Conte, Mourinho dan Sarri di Skuat Chelsea

Eden Hazard yang merupakan pemain terbaik Chelsea menjelaskan perbedaan taktik antara Jose Mourinho dan juru strategi The Blues saat ini, yaitu Maurizio Sarri.

Eden Hazard mulai membela Chelsea sejak musim panas tahun 2012 lalu usai direkrut dari LOSC Lille.

Tak hanya itu, Eden Hazard mengalami empat dari enam era kepelatihan di skuat utama Chelsea, sedangkan tiga diantaranya yakni Jose Mourinho, Antonio Conte serta Maurizio Sarri.

Bahkan, tidak ada karakteristik serupa yang dialami Eden Hazard selama ditangani ketiga nama pelatih tersebut.

Ia juga berusaha menjelaskan pendekatan taktik mulai dari Maurizio Sarri.

“Maurizio Sarri begitu senang dengan penguasaan bola ketika berlaga di atas lapangan,” tutur Eden Hazard yang dikutip melalui London Evening Standard.

“Ia pun begitu cermat mengenai angka, tembakan, statistik, peluang serta penguasaan bola,” tambahnya.

Selain itu, Eden Hazard yang berasal dari Belgia tersebut menilai bahwa filosofi sepak bola yang dirancang Maurizio Sarri sangat berbeda dengan Antonio Conte serta Jose Mourinho yang selalu mengutamakan atas serangan balik.

“Kami selalu memakai serangan balik di masa lalu. Hal itu yang menjadi perbedaan dengan Maurizio Sarri daripada Antonio Conte maupun Jose Mourinho,” ucap Eden Hazard.

“Kami terkadang perlu menjaga penguasaan bola dan saya juga memahami mengapa para pendukung tim ingin kami cepat berlari ke arah depan, namun hal ini adalah bagian dari dunia sepak bola.”

“Kami wajib belajar tentang konsep yang diusung Maurizio Sarri. Kami menjalaninya dengan baik dan saya menyukai jenis sepak bola seperti itu,” kata Eden Hazard.

Selain itu, Eden Hazard juga mengatakan bahwa ide seputar sepak bola yang dimiliki Maurizio Sarri sangat relevan atas kebutuhan saat ini.

“Maurizio Sarri merupakan pelatih profesional. Ia merupakan orang tua namun pola pikirnya tentang sepak bola sama persis seperti saya,” ujar Eden Hazard.

“Saat mempunyai penguasaan bola, kami punya kebebasan lebih banyak, hal itu bukan sekadar saya saja.”

“Hal itu juga dirasakan Gonzalo Higuain sebagai striker dan Willian selaku sayap posisi kanan maupun Pedro. Kami mampu bergerak lebih bebas saat bertanding,” pungkasnya.

Kemudian, Chelsea dijadwalkan menjalani laga melawan Manchester City dalam pertandingan pekan ke-26 di Liga Inggris yang dilaksanakan hari Minggu (10/2/2019) di Stadion Etihad | Manchester | Inggris.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *