by

Eden Hazard Nyaris Jadi Milik Manchester City

Winger lincah asal Belgia, Eden Hazard, ternyata sempat nyaris menjadi milik Manchester City, sebelum akhirnya ia resmi bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2012 silam. Fakta ini diungkap mantan Direktur Akademi Remaja The Citizens, Jim Cassell.

Jauh sebelum berhasil mencatatkan namanya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia masa kini, servis Eden Hazard memang sudah banyak diperebutkan klub-klub raksasa Eropa sejak dirinya masih memperkuat salah satu tim di Prancis, Lille OSC, pada tahun 2007 silam. Kemampuan luar biasanya dalam menggiring si kulit bundar dan mencetak gol-gol indah sukses menarik para pemandu bakat kala itu.

Nyaris Bergabung dengan Manchester City

Dikatakan Cassell, Hazard sempat masuk ke dalam daftar utama belanja Manchester City, bahkan sang winger nyaris mendarat di Etihad Stadium. Sayang, upaya transfer tersebut gagal lantaran ada beberapa hal yang tak bisa disepakati antara The Citizens dengan ayah dari pemain yang kini berumur 28 tahun tersebut.

“Eden Hazard merupakan salah satu target pemain kami. Saat itu dia berada di grup usia yang sama dengan Greg Cunningham. Kami berhasil mendapatkan Greg, tapi kami ggal mendapatkan Hazard karena ayahnya menginginkan sesuatu yang lebih,” ungkap Jim Cassell, sebagaimana dikutip dari Tribalfootball.

“Saat ini Greg sendiri masih di Premier League, namun sekarang dia bersama Cardiff. Saya pikir itu berjalan baik bagi kami dan dia. Itu fantastis,” sambungnya.

“Yang terpenting adalah memilih potensi terbaik. Ada terlalu banyak pemandu bakat pada setiap talenta yang jelas hebat, dan semua orang bisa melakukan itu. Dan yang tak kalah penting adalah kemampuan memperkirakan di mana posisi mereka ketika mereka berusia 23 tahun mendatang,” imbuh Cassell.

Prioritaskan Pemain Lokal

Lebih jauh, Cassell mengatakan bahwa Manchester City tidak sembarangan dalam urusan merekrut pemain hebat. Sebelum melanglang buana di Eropa, The Citizens lebih dulu memaksimalkan pencarian para pesepakbola muda di tanah Inggris, lalu ke UK. Cara itu, tambah dia, sudah dilakukan si Biru Langit selama bertahun-tahun silam.

“Prioritaskan kami adalah mengembangkan permainan klub, lalu untuk Negara kami sendiri. Jadi jangkauan penekanan kami awalnya ada di Inggris, lalu UK. Barulah setelah itu kami melihat di tempat-tempat lain,” tutupnya.

Sebagai informasi, Hazard sendiri kini tengah kembali gencar disangkut-pautkan dengan raksasa La Liga, Real Madrid, untuk bursa transfer musim panas 2019 mendatang. Namun begitu, sang winger belum bisa memberi kepastian ihwal bagaimana masa depannya di Stamford Bridge, dan ia menegaskan masih ingin fokus mengantarkan Chelsea menjuarai Liga Eropa 2018/2019, serta finis di posisi 4 besar klasemen akhir Liga Primer Inggris.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed