by

Emmanuel Petit Sebut Ozil Sudah Jadi ‘Hantu’ Bagi Arsenal

-Sepakbola-17 views

Playmaker Mesut Ozil mendapatkan kritikan tajam karena performa angin-anginan yang ditunjukkannya di Arsenal. Kritikan itu berasal dari eks gelandang The Gunners, Emmanuel Petit. Bagi Petit, Ozil kini sudah menjadi sosok ‘hantu’ untuk Arsenal.

Ozil bermain selama 90 menit penuh saat dirinya turut membawa Arsenal menaklukkan Burnley dengan skor telak 3-1 pekan kemarin. Itu adalah penampilan perdanan Ozil usai absen dalam beberapa pertandingan sebelumnya.

Akan tetapi, pemain yang berasal dari jerman itu pentas dengan kurang impresif di partai Boxing Day menghadapi Brighton. Dirinya pun terpaksa digantikan oleh Alex Iwobi ketika pertandingan memasuki turun minum.

Terlepas dari berbagai gol dan assist yang sering disumbangkan oleh Ozil, namun pemain yang berumur 30 tahun itu acapkali mendapatkan kritik lantaran kurang terlibat dalam jalannya permainan, terlebih saat sedang bertahan.

“Mana Ozil yang menjadi salah satu pemain terbaik, menciptakan banyak gol dan assist? Saya rasa dia telah kehilangan hasrat di lapangan, dia sudah tak memilikinya lagi,” kritik Petit di Paddy Power.

“Ozil ditarik keluar saat turun minum [vs Brighton]. Saya merupakan penggemar beratnya, tapi sudah menjadi hantu dalam dua tahun terakhir,” sambungnya.

Tak hanya itu saja, Petit pun juga turut menyoroti soal pertahanan Arsenal yang masih diniliainya jelek. Pada ajang Premier League musim kali ini, gawang The Gunners sudah dijebol sebanyak 25 kali, dan ini tentu bukanlah angka yang kecil.

Menurut Petit, tidak hanya kesalahan individual saja yang dibuat oleh skuat Arsenal, tetapi juga kesalahan kolektif. Kesalahan-kesalahan itu terkadang hanya bisa direspons dengan tawa saja. Terlebih, baginya cedera bukanlah hal yang bisa menjadi suatu alasan.

“Mereka lemah di pertahanan, mereka biasa saja. Mereka membuat kesalahan individual maupun kolektif. Terkadang kita hanya bisa tertawa. Cedera bukan menjadi alasan, kebanyakan pemain mereka adalah penggawa tim nasional di level internasional,” tutur Petit.

“Kualitas yang sempat mereka perlihatkan hilang [saat melawan Brighton] dan makin jelas sektor yang menjadi titik lemah mereka adalah pertahanan,” tandasnya.

 

 

 

 

 

 

Lewat Media Sosial, Benatia Curhat Sedang Alami Masa Sulit di Juventus

Sedikitnya kesempatan untuk ermain membuat salah satu bek Juventus, Mehdi Benatia, melampiaskan keluhannya di media sosial. Pemain yang berasal dari Maroko itu bahkan sampai menilai situasi tersebut merupakan masa yang berat dalam perjalanan kariernya.

Musim lalu, Benetia sukses mengunci satu tempat inti di jantung pertahanan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu. Keberhasilan tersebut didapatkannya usai bek andalan Juventus lain, yakni Leonardo Bonucci, secara mengejutkan memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan.

Penampilan Benatia pun cukup bagus dan dirinya sukses menciptakan duet maut dengan pemain yang saat ini sudah menjabat sebagai kapten tim, Giorgio Chiellini. Dirinya pun juga berhasil membuat dua bek lain, Daniele Rugani dan Andrea Barzagli, rela untuk menjadi penghangat kursi bangku cadangan.

Namun, semua keindahan tersebut seolah berubah begitu saja di musim ini. Penampilan gemilang yang sudah ditunjukkannya musim lalu seolah sudah tak ada apa-apanya sejak Bonucci memutuskan untuk kembali pulang ke Bianconeri. Perlahan pun, jatah bermain Benatia semakin tereduksi seiring kehadiran sosok itu lagi.

Menyaksikan kiprahnya di Juventus yang kian berkurang, Benatia pun mencurahkan perasaannya kepada media sosial. Bahkan, tak tanggung-tanggung, dirinya juga menyatakan niat untuk berganti jersey seragam di musim transfer bulan Januari nanti.

“Ini bukan situasi yang menyenangkan. Wajar bila saya tidak bisa menikmatinya. Saya berumur 31 tahun dan ingin bermain sebanyak mungkin,” ujar Benatia beberapa waktu lalu kepada La Stampa.

“Januari? Mari lihat apa yang akan terjadi, bagaimana saya digunakan, bila Juve masih butuh saya, bila Allegri menginginkan saya…,” tandasnya.

“Banyak dari kalian yang meninggalkan pesan dukungan pada situasi sulit ini, dan saya berterima kasih akan hal itu! Saya, secara khusus, ingin memberikan tribut kepada warga Maroko yang menyediakan waktunya untuk memberi pesan kepada saya!” tulis Benatia, dikutip dari Football Italia.

“Karena saya tak bisa menjawab semuanya, saya mengkonfirmasi bahwasanya keraguan itu tak ada, dan kami harus terus mengangkat kepala setinggi-tingginya karena seekor singa tak pernah mati. Dia hanya tertidur…,” tandasnya.

 

 

 

 

 

 

Merasa Rindu, Messi Ingin Neymar Pulang Ke Barcelona

Mega bintang Barcelona, Lionel Messi, mengaku bahwa dirinya memang berharap agar Neymar bersedia kembali lagi ke pelukan Camp Nou, tetapi juga mengaku bahwa PSG mungkin tidak akan bersedia untuk melepaskannya begitu saja.

Neymar sudah menjadi salah satu bidikan Barca semenjak dibeli dari Santos di tahun 2013 silam. Namun, saat musim panas 2017 lalu, dirinya memutuskan untuk hijrah dari klub Catalan itu.

Neymar lebih memilih untuk menerima pinangan dari PSG. Rumor yang beredar pun mengatakan ia memilih hengkang dari Barca lantaran ingin lepas dari bayang-bayang sosok dominan Lionel Messi.

Bila terus-menerus bermain untuk Barcelona, sinarnya nanti akan kalah telak dengan pemain asal Argentina itu. Dengan begitu, cita-citanya untuk bisa mendapatkan Ballon d’Or pun kian tidak tersampaikan.

Sebelumnya, Neymar snediri juga kerap disebut tidak betah membela PSG. Dirinya pun lalu disebut bisa saja kembali pulang ke Spanyol.

Ia disebut bisa saja kembali ke Barca. Akan tetapi, kabar yang beredar luas justru menyebutnya bisa membelot ke Real Madrid.

Terkait hal tersebut, Messi pun berharap agar Neymar lebih memilh untuk pulang ke Camp Nou. Namun dirinya juga yakin bahwa transfer tersebut akan sangat sulit.

“Saya melihatnya sebagai hal yang rumit. Kami ingin ia kembali untuk apa arti dirinya di sini, baik sebagai pemain maupun untuk ruang ganti,” ucapnya pada Marca.

“Kami berteman, kami telah menjalani saat-saat yang sangat menyenangkan, yang lain tidak begitu banyak, tetapi kami telah menghabiskan banyak waktu bersama,” tuturnya.

“Namun, saya merasa sangat sulit baginya untuk meninggalkan Paris. PSG tidak akan membiarkan Neymar dibawa pergi,” ujar Messi.

Sebelumnya tidak hanya Messi saja, gelandang Barca, Arthur juga berharap agar Neymar mau kembali lagi ke Barca.

“Secara pribadi, saya sedang melakukan banyak usaha untuk mendapatkannya kembali, tetapi ia memiliki kehidupannya, ia tahu apa yang ia lakukan dan saya tidak tahu seberapa dalam negosiasi itu, apakah ada pilihan baginya untuk datang atau tidak,” tuturnya.

“Tapi ia adalah teman pribadi dan profesional yang sangat saya kagumi dan akan sangat senang jika ia bisa kembali ke sini,” tegas Arthur.

 

 

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed