by

Gabung Barcelona, Boateng Jadi Saksi Messi Memang Ajaib

Pemain baru baru Barcelona, Kevin-Prince Boateng merasa begitu takjub akan kehebatan sosok bintang Lionel messi. Terlebih, Boateng memang pernah bermain melawan Messi, dan dirinya bersaksi bahwa hal tersebut sangatlah sulit. Sekarang, ketika menyaksikan Messi bermain sebagai kawan satu tim, dirinya merasa permainan Messi memang ajaib.

Boateng adalah salah satu kejutan Barca pada musim transfer bulan Januari ini. Dirinya dihadirkan sebagai pengganti bagi Munir El Haddadi yang pergi ke Sevilla. Dan itu berarti Boateng akan memiliki lebih banyak kesempaan untuk turun sebagai pemain pengganti.

Kendati demikian, keadaan itu tak mengurangi semangat Boateng. Dirinya pun mengaku merasa gembira dapat bermain untuk klub hebat sekelas Barcelona. Baginya, bermain untuk Barca merupakan sebuah mimpi yang terwujud. Lebih lanjut, Boateng juga merasa lebihh dewasa usai bermain untuk Barca.

Boateng mengaku begitu menikmati kesempatan untuk menyaksikan permainan Messi atau yang dijuluki pula dengan sebutan La Pulga. Dirinya bersyukur memiliki kesempatan untuk bermain dengan Messi dalam satu skuat, sebab baginya Messi memang ajaib.

“Saya jujur mengatakan pada anda bahwa bermain melawan Messi sangatlah sulit,” tegas Boateng kepada Marca.

“Namun, melihat dia sekarang di lapangan terasa ajaib. Dia bisa melakukan semuanya sendiri, itu luar biasa.”

“Bermain untuk tim ini [Barca] adalah hal paling menarik yang bisa terjadi pada anda, bahkan di usia saya. Meski saya sedikit tua, bermain di sini adalah mimpi,” lanjutnya.

“Ketika muda, saya gila. Pada usia 18 tahun, saya berpikir sayalah bos di lingkungan saya karena saya punya uang. Sekarang bobot saya 83 kilogram, tapi saya pernah mencapai 95 kilogram. Di London, saya masih 20 tahun dan saya lebih sering berpesta dan makan dengan buruk.”

“Ketika masih muda, anda tidak peduli ketika anda tidak bermain, karena anda punya uang dan teman-teman anda memuji anda yang fenomenal.”

“Lalu saya memiliki anak dan itu membuat saya lebih dewasa. Tanpa itu, saya tidak akan bisa bermain untuk tim seperti AC Milan atau Barcelona,” tutupnya.”

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed