by

Gagal Bersinar di Madrid, Bale Disarankan Jadi Pemain Brengsek

Mantan gelandang serang Real Madrid, Rafael van der Vaart, turut menyampaikan empati terkait situasi pelik yang tengah dihadapi Gareth Bale di Santiago Bernabeu. Dia berharap bintang asal Wales tersebut berupaya bangkit sekuat mungkin untuk bisa kembali merengkuh masa kejayaannya bersama Los Blancos.

Dihujani Kritik, Terancam Dilepas

Gareth Bale memang tengah menjadi sasaran kritik pedas Madridista karena kontribusi dan performanya dianggap gagal memenuhi ekspektasi. Produktivitas sang bomber menurun dengan hanya sanggup membukukan 14 gol dari 35 penampilannya bersama El Real di semua ajang kompetisi musim ini. Padahal, sebelumnya Bale mampu mencetak sebanyak 21 gol dari total 39 pertandingan, yang sebagian besar di antaranya ia mulai dari bangku cadangan. Walhasil, bekas punggawa Tottenham Hotspur kini disebut-sebut masuk ke dalam daftar pemain yang akan dilepas Los Merengues pada bursa transfer musim panas 2019 mendatang.

Saran Rafael van der Vaart

Situasi pelik ini lantas mengundang perhatian Rafael van der Vaart. Pria Belanda berumur 36 tahun pun menyarankan Bale untuk menjadi sosok brengsek dengan tampil egois di atas lapangan.

“Ini aneh. Tapi di Belanda, kami berkata bahwa terkadang Anda harus menjadi orang brengsek. Anda bisa menjadi orang brengsek yang positif,” buka Rafael van der Vaart, sebagaimana dikutip dari Standard Sport.

“Bale berharga 100 juta euro. Mereka mengeluarkan uang banyak, dan dia harus siap melakukan ini-itu. Tapi pada tahun terakhirnya di Spurs, Bale mengambil semua tendangan bebas. Dia yang menentukan segalanya, dan itulah yang harusnya ia lakukan di Real Madrid,” imbuh legenda Ajax Amsterdam tersebut.

Hadapi Madridista

Suporter Real Madris sendiri dikenal minim toleransi. Mereka tak sungkan bertindak kasar pada siapa pun punggawa Los Blancos yang tampil di bawah standard. Agen Bale, Jonathan Barnett, bahkan secara terbuka pernah mengeluhkan hal ini.

Terkait hal tersebut, Van der Vaart meminta Bale untuk berani menghadapinya dengan kepala tegak.

“Saya tahu Real adalah klub yang sulit bila anda tidak tampil dengan baik. Tak peduli apakah anda Ronaldo, Bale atau Van der Vaart, mereka akan melempar anda keluar setelah satu tahun. Tapi Anda harus menghadapinya, dan saya tidak tahu apakah ia bisa. Saya mengenalnya, dan dengan topi Spurs saya berharap dia berkata ‘Baiklah, saya akan kembali’. Sata tidak yakin ini bakal terjadi, namun itu akan menjadi cerita yang menyenangkan,” tutupnya.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed