by

Hasil Pertarungan Kontra FC Porto, Penentu Nasib Eusebio Di Francesco di Roma

Nasib karir kepelatihan Eusebio Di Francesco di kursi perancang strategi AS Roma kabarnya bakal ditentukan oleh hasil pertarungan antara Edin Dzeko dkk melawan wakil Portugal, FC Porto, dalam duel leg ke-2 babak 16 besar Liga Champions 2018/2019, Kamis, 7 Maret 2019 dini hari WIB, di Estadio do Dragao. Jika mampu lolos ke fase perempat final kompetisi elit Eropa tersebut, maka Di Francesco akan tetap memiliki kans bertahan di Olimpico Stadium musim depan.

AS Roma Kantongi Nama-nama Calon Pengganti

Menurut kabar yang dimuat sejumlah Media terkemuka di Italia, AS Roma kini sudah mengantongi sejumlah nama untuk menggantikan Eusebio Di Francesco jika dipecat, yang tiga di antaranya adalah Paulo Sousa (mantan Pelatih Fiorentina), Maurizio Sarri (Chelsea), serta bekas Bek legendaris mereka sendiri, Christian Panucci, yang kini tengah menukangi Tim Nasional Albania. Kendati belum ada komentar resmi terkait situasi juru taktik berumur 49 tahun, namun Sousa yang berasal dari Portugal santer disebut-sebut bakal berada di tribun Estadio do Dragao saat i Giallorossi menunaikan pertarungannya melawan FC Porto dini hari nanti.

Kiprah AS Roma musim ini, khususnya di level domestik, memang tengah terseok-seok. Selain gagal bersaing hebat di perburuan gelar juara Serie A 2018/2019 dengan hanya mampu menduduki peringkat 5 klasemen sementara, i Lupi juga tersingkir dari pentas Coppa Italia usai dihajar Fiorentina 1-7 pada bulan Januari lalu, serta dibantai Lazio 0-3 dalam Derby Roma pada Sabtu, 2 Maret 2019. Di Francesco tak menampik bahwa rentetan hasil minor tersebut sangat mengecewakan, dan ia amat geram pada gol pertama Lazio yang dicetak Felipe Caicedo dari langkah yang diawali dengan lemparan ke dalam.

“Anda tidak bisa kebobolan lewat tengah dari lemparan ke dalam. Itu terlalu mudah bagi mereka. Kami salah menilai. Itu bisa terjadi pada siapapun, namun itu terjadi terlalu sering pada kami musim ini. Kami benar-benar mesti berbenah, terutama pada sisi mental. Kami seperti hidup dan mati,” ucap Di Francesco.

Eusebio Di Francesco pada penghujung musim 2017/2018 lalu mendapat ikatan kontrak baru berdurasi dua tahun dari AS Roma usai berhasil mengantarkan tim finis di peringkat ke-3 klasemen akhir Serie A serta menembus babak semifinal Liga Champions. Kendati ada beberapa penampilan ciamik musim ini, namun sulit dipungkiri bahwa i Giallorossi tengah di ambang keruntuhan dengan berkali-kali menelan kekalahan dari tim-tim papan bawah klasemen macam Bologna, SPAL, dan Udinese. Bahkan, dalam waktu empat hari pada bulan Januari 2019 lalu, pasukan Di Francesco membuang-buang keunggulan 3 gol di Atalanta untuk hasil 3-3 sebelum dibantai 7 gol oleh Fiorentina.

Sekedar informasi, AS Roma menantang FC Porto dengan mengantongi modal kemenangan 2-1 pada leg pertama yang digelar di Olimpico Stadium, 13 Februari 2019 lalu.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed