by

Hazard Akui Ingin Buat Sarri Frustasi di Chelsea

Bintang klub Chelsea, Eden Hazard, mengaku bahwa dirinya telah membuat pelatih The Blues tak jarang mengalami frustasi dengan penampilannya. Dan sekarang, dirinya berujar ingin melakukannya lagi kepada arsitek Chelsea saat ini, Maurizio Sarri.

Hazard adalah pemain kunci yang sering menolong Chelse dalam beberapa laga. Sampai sekarang, pemain yang berasal dari Belgia itu sudah mengoleksi 10 gol dan 10 assist dari total 22 penampilannya di ajang Premier League musim ini.

Walaupun demikian, Hazard tetaplah seorang manusia biasa. Penampilan bagusnya di musim ini pun tidak membuat Chelsea selalu tampil dengan bagus dalam setiap pertandingan yang ada, dan memaksa mereka harus tertahan di posisi keempat pada klasemen Premier League.

Hazard sudah memberikan kontribusi yang cukup maksimal kepad Chelsea, akan tetapi hal tersebut tampaknya tak pernah membuat para pelatihnya merasa puas. Dirinya berujar bahwa mereka selalu menuntutnnya agar memberikan penampilan yang lebih baik daripada sebelumnya.

“Saya tidak hanya membuat [Antonio] Conte frustrasi. Dalam karir saya, saya telah membuat semua pelatih saya frustrasi, dan sekarang, saya membuat Sarri frustrasi. Saya juga membuat Mourinho frustrasi,” ujar Hazard kepada France Football.

“Mereka semua ingin anda mencetak gol lebih banyak, melakukan ini itu lebih baik. Saya juga akan membuat pelatih saya selanjutnya merasa frustrasi,” tandasnya.

Dengan luluhnya hati Hazard itu, kabar tentang pindahnya Hazard pada musim panas mendatang pun kian menguat. Terlebih dalam beberapa kesempatan, dirinya sudah menyatakan niatnya untuk menjadai pembela klub raksasa Spanyol, Real Madrid.

Pada pasar transfer musim panas alu, Hazard pun sudah sempat dirumorkan akan bergabung dengan Los Merengues. Kabar itu pun berhembus kian kencang usai bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, memutuskan untuk pergi dari El Real dan membela klub berjuluk Si Nyonya Tua, Juventus.

Akan tetapi, hadirnya pelatih baru Chelsea yakni Maurizio Sarri, membuatnya berubah pikiran. Hazard lebih memilih untuk bertahan setia di Stamford Brigde, dan Real Madrid pun gagal menghadirkannya sepaket dengan Thibaut Courtois kala itu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed