by

Imbang Lawan Barca, Bukti Bahwa Solari Pantas Dipertahankan

Santiago Solari sudah menandai 100 hari sebagai pemilik jabatan pelatih Real Madrid dengan menahan imbang Barcelona di Camp Nou pada leg pertama babak semifinal Copa Del Rey, hari Kamis (7/2) dini hari WIB. 101 berselang setelah pendahulunya mengakhiri masa jabatan setelah dibantai lawan yang sama dengan skor mematikan 1-5.

Julen Lopetegui telah mengakhiri masa kepelatihan singkatnya di Real Madrid pada bulan Oktober kemarin. Dirinya harus dipecat usai Real Madrid dipermalukan Barcelona, dan Solari telah diangkat sebagai pelatih sehari setelahnya sebagai pelatih interim.

Solari mengambil peran besarnya sebagai pelatih lantaran si Spanyol terdapat aturan bahwa status pelatih interim hanya bisa berlaku selama 14 hari saja, dan semenjak itu Solari pun membantu juara Eropa itu untuk keluar dari masa krisisnya.

Sejak itu Solari pun sudah menunjukkan beberapa perubahan yang berujung positif pada penampilan Los Blancos belakangan ini.

Pelatih yang berasal dari Argentinya itu membuat beberapa keputusan yang dianggap cukup berani sejak saat ini, sebut saja salah satunya mencadangkan Isco serta memberikan kepercayaan posisi sayap kiri kepada pemain belia 18 tahun, Vinicius Junior. Meskipun mendapatkan banyak kritikan, keputusan itu memang terbukti membuat Los Blancos keluar dari krisis secara cepat.

Ketika pertandingan yang banyak disebut sebagai ujian sesungguhnya bagi sang pelatih baru Real Madrid, yakni melawan Barcelona pada leg pertama semifinal Copa del Rey, beberapa keputusan berani yang lain pun juga diambil oleh Solari. Tak hanya menunda merilis nama tim yang ia bawa ke Catalan sampai dua jam sebelum kick off saja, namun Solari juga membuat beberapa kejutan di starting XI.

Vazquez pun mengklaim bahwa Madrid memang pantas mendapatkan hasil terbaik karenanya.  “Hasilnya tak adil, kami melakukan lebih banyak serangan untuk memenangkan pertandingan. Mungkin kami membuat Barcelona sedikit sekali melakukan sesuatu di babak pertama,” ujarnya.

“Kami membuat peluang yang jelas, kami tak tahu bagaimana memaksimalkannya dan itu yang akhirnya membuat imbang,” tambahnya.

“Hasil imbang ini membuat pertarungan masih terbuka dan leg kedua akan menjadi sangat keras dan penuh perjuangan. Apa yang kami inginkan adalah memenangi pertandingan di Bernabeu, di depan pendukung kami sendiri,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed