by

Ingin Tembus Empat Besar, Rudiger Minta Chelsea Lebih Konsisten

Salah satu bek Chelsea, Antonnio Rudiger, meminta kepada rekan-rekannya untuk bekerja lebih keras di penghujung musim ini. Rudiger menilai bahwa The Blues musim ini termasuk kurang konsisten sehingga berpotensi menghalangi peluang mereka finish pada zona Liga Champions musim ini.

Chelsea sendiri sebenarnya sudah menjalani awal yang bagus bersama pelatih anyar mereka, Maurizio Sarri. The Blues sudah sempat menjalani beberapa pertandingan tanpa kekalahan, sehingga mereka pun sempat diperhitungkan sebagai calon juara EPL untuk musim kali ini.

Akan tetapi, sejak akhir tahun 2018, penampilan Chelsea justru mulai terlihat menurun. Sehingga mereka sekarang pun harus menempati posisi keempat pada klasemen sementara EPL, dan itu hanya berjarak dua poin saja dari Manchester United yang menempati urutan kelima.

Rudiger sendiri pun menyadari bahwa penampilan timnya kurang meyakinkan, sehingga mereka harus bisa bekerja lebih keras untuk mengamankan satu posisi di zona Liga Champions. “Semua terserah kepada diri kami sendiri saat ini,” buka Rudiger kepada Kicker.

Tak hanya itu, Rudiger pun juga menilai bahwa skuatnya memang sedang memiliki masalah dengan konsistensi, sehingga mereka harus cepat-cepat membenahi hal itu.

“Kami tidak boleh membiarkan apa yang terjadi saat melawan Bournemouth [Kalah 3-0] terulang lagi. Kami memang memiliki masalah besar mengenai konsistensi.”

“Kami sebenarnya ingin bermain dengan konsisten, namun kami tidak bekerja cukup keras untuk itu. Belakangan ini kami bermain kurang konsisten dan kami harus membenahi hal itu.”

Rudiger juga menilai bahwa periode yang tak konsisten ini terjadi di Chelsea, dan itu adalah merupakan hal yang normal. Lebih lanjut, dirinya menilai terdapat perubahan besar dalam cara timnya bermain di musim ini, sehingga wajar saja bila banyak anggota skuatnya yang masih belum bisa menerapkan apa yang menjadi keinginan sang manajer.

“Chelsea sudah cukup lama dikenal sebagai tim yang memiliki filosofi bermain bertahan, dan saya rasa tidak mudah untuk mengganti itu dalam satu malam saja. Kita bisa lihat Pep Guardiola, ia tidak langsung sukses di tahun pertamanya di City.” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *