by

Jelang Pertandingan, Presiden Napoli Sebut Wasit Akan Berpihak Ke Inter Milan

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis menaruh perhatian begitu besar terhadap wasit yang nantinya akan memimpin pertandingan Inter Milan bersua dengan Napoli tengah pekan ini. Presiden itu menilai bahwa wasit Paolo Mazzoleni akan menguntungkan Inter Milan.

Saat ini Napoli masih menduduki peringkat kedua klasemen sementara dengan perolehan sbeanyak 41 pon, dan perolehan tersebut membuat Napoli tertinggal sebanyak 8 angka dari klub pemimpin klasemen, Juventus, dan berhasil mengungguli 8 poin dari Inter Milan yang saat ini menduduki bangku ketiga.

Kemenangan atas Inter pada partai giornata 18 besok pasti akan semakin menjauhkan jarak antara keduanya. Akan tetapi, ambisi itu tentulah tak akan mudah, mengingat Napoli harus bertamu ke markas Nerazzurri yakni Giuseppe Meaza.

Terkait hal tersebut, De Laurentiis mengatakan bahwa Napoli mempunyai sejarah yang buruk dengan Mazzoleni. Tak hanya Mazzoleni saja, De Laurentiis pun juga menyebut tidak suka dengan kepemimpinan wasit top Italia, yakni Nicola Rizzoli.

“[Pemilihan Mazzoleni] membuat saya khawatir,” ujar De Laurentiis kepada Radio Kiss Kiss Napoli.

“Dia selalu buruk dengan kami, bahkan tidak netral. Mazzoleni Mazzoleni, Rizzoli Rizzoli, kalian membawakan kabar buruk pada saya,” katanya menambahkan.

Tak hanya itu saja, De Laurentiis sepertinya akan benar-benar memantau dengan ketat jalannya pertandingan. Bahkan, dirinya pun juga mengatakan akan menyoroti teknologi canggih Video Assistant Replay, atau yang lebih kerap disapa teknologi VAR. Bagi De Laurentiis, teknologi itu tidak akan berguna bila dipakai oleh wasit yang kurang kompetenuntuk menjadi pemimpin jalannya pertandingan sepak bola.

“VAR diperkenalkan untuk melindungi investasi, saya tak membayangkan VAR menjadi alat lain di tangan wasit. Kami mendanai wasit, tapi jika kami lelah dan memutuskan untuk membawa bola pulang maka orang akan bertanya!”

De Laurentiis juga mengatakan bahwa siapa saja yang bertanggungjawab dengan VAR harus punya kekuatan untuk menghentikan semuanya ketika terdapat suatu insiden tertentu.

“Siapa pun yang bertanggung jawab terhadap VAR harus memiliki kekuatan untuk menghentikan semuanya ketika ada insiden, karena jika sebaliknya maka akan ada keraguan, dan merasa bahwa ada sistem untuk mengarahkan sesuatu.”

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed