by

Josep Guardiola Ternyata Bermasalah dengan Para Pemain Afrika

Kingsport – Josep Guardiola saat ini diserang dengan omongan tak sedap. Keberadaanya lantas seperti menjadi retak apabila tidak segera ditambal. Bukan tidak mungkin nama besarnya sebagai pelatih terbaik Eropa akan runtuh.

Sikap Josep Guardiola Diungkapkan Yaya Toure

josep guardiola
josep guardiola bersama toure

Terlebih, masalah itu mengenai perlakuan yang tidak adil terhadap para pemain dengan ras tertentu. Pemain tersebut adalah mantan anak asuhnya, Yaya Toure. Pemain Pantai gading ini sering sekali menerima perlakuan tidak adil dari sang pelatih Guardiola. Apabila ditanya apa masalahnya, maka jawabannya Yaya Toure merupakan pemain yang berasal dari Afrika.

Yaya Toure merupakan salah satu anak asuh Guardiola saat berseragam Barcelona dan Manchester City. Selama ditangani Guardiola, Yaya Toure mengungkapkan kalau ada kejanggalan sikap Josep Guardiola terhadap para pemain tertentu. Pengakuan tersebut pertama kali disampaikan oleh Yaya Toure dalam sebuah wawancara dengan media Prancis.

Yaya Toure mengaku kalau Guardiola memperlakukan dirinya secara kejam. Dirinya sempat kebingungan kenapa sampai segitunya, apa karena Yaya Toure pemain berkulit hitam. Toure juga merasa kalau tidak hanya dirinya yang mendapatkan perlakuan tidak adil dari Pelatih yang sukses mengantarkan dua gelar juara kepada Manchester City pada musim 2017/2018.

Pemain yang bergabung di Etihad Stadium pada 2010 ini menilai kalau Guardiola pasti akan menampik apabila ditanya mengenai masalah ini. pasti dia akan berlagak seperti tidak ada masalah. Seandainya dirinya menurunkan lima pemain asal Afrika, maka Toure akan memberinya kue.

Yaya Toure sudah memutuskan untuk meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini. dirinya tidak mau memperpanjang kontraknya yang sudah kedaluarsa sejak 30 juni 2018. Yaya Toure sempat menambah kontrak selama setahun pada bulan Juni 2017.

Selama berseragam City, Yaya Toure selalu hadir dalam momen bersejarah klub. Seperti pada saat menjalani final Piala FA pada musim 2010/2011, dirinya berhasil mencetak gol penentu kemenangan saat melawan Stoke City. Pada puncak Liga Inggris du musim ini dirinya juga sukses mencetak gol.

Permainan Yaya Toure sangat dikenak dengan permainannya yang sukses mempraktikan peran box-to-box. Sehingga dapat disebut Yaya Toure sebagai pemain gelandang box-to-box terbaik di dunia. Mengingat pemain ini sangat berjasa dengan klub maka City pun mempersiapkan upacara perpisahan untuk YayaToure pada laga terakhirnya bermain melawan Bringhton & Hove Albion.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed