by

Kisah Cengiz Under: Dari Bukan Siapa-Siapa Menjadi Pahlawan Nasional Negara

DetikSport – Dari pemain dengan status yang tidak diketahui menjadi penyelamat Roma. Dari bintang masa depan menjadi pahlawan nasional. Dalam waktu 2 1/2 minggu, winger Turki Cengiz Under telah mengalami transformasi yang luar biasa. Itulah yang lima gol dalam empat pertandingan dapat lakukan untuk pesepakbola berusia 20 tahun.

Tambahkan selebrasi Under yang melakukan penghormatan pro-militer setelah dua gol melawan Benevento bulan ini, dan mudah untuk melihat mengapa ia menjadi lambang bagi pemerintah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Penghormatan tersebut dipandang sebagai dukungan untuk serangan Turki terhadap daerah Kurdi di Suriah utara. Sehari setelah dua gol tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Turki Osman Askin Bak mengeleuarkan tweet “Tidak perlu dijelaskan” di samping foto Under yang melakukan selebrasi tersebut. Tweet tersebut termasuk emulis bendera Turki dan bertepuk tangan.

Resepsi sangat kontras dengan pemain NBA yang Enes Kanter hadapi dari negara asalnya. Jaksa Turki mengincar  lebih dari empat tahun penjara untuk pemain New York Knicks dengan tuduhan menghina Erdogan.

Kanter tidak bisa kembali ke Turki karena paspornya telah dibatalkan. Dia adalah pendukung vokal Fethullah Gulen, ulama yang berbasis di AS yang dipersalahkan oleh Turki karena kudeta militer yang gagal tahun lalu. Demikian juga, mantan pemain timnas sepak bola Hakan Sukur dan Arif Erdem telah dilucuti medali mereka oleh pemerintah karena telah mengkritik Erdogan.

Sedangkan untuk Under, Erdogan dikabarkan memanggilnya pada bulan Juli untuk memberi selamat saat dia menyelesaikan transfer 13 juta euro ($ 16 juta) dari Basaksehir, sebuah klub Istanbul yang dimiliki oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Tapi Under tidak terlibat dalam setiap gol dalam 14 pertandingan pertamanya dengan Roma dan mulai dipandang sebagai akuisisi yang salah tempat oleh direktur olahraga baru Monchi. Sampai ia mencetak gol di 43 detik kemenangan 1-0 atas Hellas Verona pada awal bulan yang mengakhiri lima laga beruntun tanpa kemenangan Roma di Serie A.

Kemudian datang dua gol  dan bantuan saat Benevento mengalahkan 5-2. “Under telah melakukan hal-hal luar biasa dan meningkatkan banyak hal,” kata pelatih Roma Eusebio Di Francesco. “Saat ini dia pemain yang menentukan.” Dalam kemenangan 2-0 di Udinese akhir pekan lalu, Under mencetak gol pembuka dengan tembakan kuat dan bangkit dari luar wilayah penalti.

Meskipun tidak ada lagi selebrasi yang sama dari Under sejak pertandingan Benevento, yang tidak mengurangi popularitasnya. “Kebanggaan nasional kami datang kala i a mencetak gol pertamanya di liga raksasa,” tulis koran Haberturk pada hari Kamis.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed