by

Krzysztof Piatek, Sang Pewaris Tahta Andriy Shevchenko di Milan

Sukses melakoni debut gemilang di AC Milan, Krzysztof Piatek diganjar kredit khusus dari salah satu legenda hidup klub, Andriy Shevchenko. Tak tanggung, mantan penyerang buas I Rossoneri periode 1999-2006 menyerukan kepada dunia bahwa pemain muda berpaspor Polandia adalah pewaris tahtanya di San Siro.

Gantikan Peran Higuain

Krzysztof Piatek resmi bergabung dengan AC Milan setelah dibeli seharga 35 juta Euro atau setara dengan Rp565 miliar dari sesama klub Serie A, Genoa, pada bursa transfer musim dingin 2019 kemarin. Dia didatangkan I Rossoneri untuk mengisi tempat kosong yang ditinggal pergi Gonzalo Higuain ke raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea.

Dalam debutnya bersama tim besutan pelatih Gennaro Gattuso, Piatek langsung mampu menunjukkan kelas sebagai salah satu bomber ganas di Negeri Pizza. Striker berusia 23 tahun sukses membukukan 9 gol bagi AC Milan dari 9 laga perdananya. Fakta ini tak cuma membuat publik San Siro terkesan, tetapi juga salah satu legenda hidup klub, Andriy Shevchenko.

Sang Pewaris Tahta

Dalam wawancara bersama Sport Mediaset, Shevchenko secara terbuka mengakui ketakjubannya terhadap Piatek, bahkan ia menyerukan kepada dunia bahwa sang junior adalah pewaris tahtanya di AC Milan.

“Dia adalah ahli waris saya. Krzysztof Piatek memiliki naluri yang luar biasa di depan gawang, mencetak gol dengan cara seorang striker hebat,” kata Andriy Shevchenko.

“Dia menembak bola dengan sangat baik melalui kedua kakinya, dan dia juga sangat bagus dengan kepalanya. Dia banyak membantu Milan,” imbuh pria Ukraina tersebut.

Yakin Piatek dkk Bawa Milan ke UCL

Piatek sendiri gagal mencetak gol bagi I Rossoneri kala harus berhadapan dengan Inter Milan pada giornata ke-28 Serie A 2018/2019, Senin, 18 Maret 2019 lalu. Akibatnya, AC Milan tunduk 2-3 dan harus turun ke peringkat 4 klasemen sementara, terkudeta sang rival abadi yang naik ke posisi 3. Pun begitu, fakta ini tak lantas membuat kekaguman Shevchenko terhadap Piatek tergerus, bahkan ia tetap yakin sang pewaris bersama para koleganya bakalan sanggup membawa armada besutan Gennaro Gattuso  lolos ke Liga Champions musim depan.

“Saya melihat pertandingannya. Milan memiliki beberapa peluang menjelang akhir, yang bisa membuat laga berkesudahan imbang. Tapi Milan masih sepenuhnya berada di jalur untuk Liga Champions, dan saya yakin mereka akan lolos,” tutup pria berumur 42 tahun tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *