by

Laga MU vs Valencia: Tidak Ada Pemenang

Pertandingan Manchester United kontra Valencia menjadi laga penutup fase grup Liga Champions, yang berakhir dengan skor  0-0. Hal ini pun menjadi satu tambahan catatan buruk bagi Manchester United untuk musim ini.

Saat pertandingan masih berjalan pada menit kedua, Eric Brailly berhasil menggagalkan tendangan serang yang diluncurkan oleh Valencia. MU pun sudah melakukan serangan balik, namun sayangnya Marcus Rashford justru terjebak di posisi offside. Sedangkan Valencia baru mendapatkan sebuah peluang emas pertama di pertandingan ini pada menit ke-12.  Namun, usaha yang dilayangkan Goncalo Guedes bisa diamankan oleh David de Gea.

Menit ke-15 menjadi salah satu kesempatan lagi bagu MU untuk menyusun sebuah peluang. Rashford pun sudah menampilkan aksi solo yang begitu memukau, tetapi sayangnya tendangan pun tidak bisa menyambangi target.

Permainan di lini tengah pun berlangsung dengan begitu ketat. Valencia berusaha untuk melakukan tendangan spekulasi lewa Dani Paerejo. Namun, usaha yang sudah diupayakan ini tidak membuahkan hasil di menit ke-39. Hingga pada akhirnya, babak pertama laga ini pun berakhir tanpa satu gol pun.

Selanjutnya, pertandingan pun masuk di babak kedua, dan masing-masing Valencia dan Anchester United tidak menciptakan begitu banyak perubahan di dalam cara mereka bermain. Jose Mourinho dan Marcelino memutuskan untuk menerapkan strategi yang sama seperti babak pertama tadi.

Manchester United kembali memiliki peluang emas di akhir laga, yakni pada menit ke-86 lewat kesempatan tendangan bebas yang dieksekusi oleh Rashford. Sayang sekali, tendangan ini justru mengenai mistar gawang dan arah bola pun tidak sesuai dengan harapan.

Dengan begitu, pertandingan berakhir tanpa adanya pemenang usai Valencia dan Manchester United mengalami kegagalan dalam mencetak gol di laga tersebut.

Di pertandingan tersebut, Mourinho menerapkan formasi 4-3-3. Sedangkan Valencia menerapkan formasi 4-4-2. Keduanya pun sudah berusaha saling serang untuk mencoba membobol pertahanan rival, namun lini pertahanan keduanya pun juga sama-sama kuat. Alhasil, Mourinho harus rela menelan satu pil pahit lagi usai Manchester United mendapatkan kekalahan pada beberapa pertandingan yang lalu.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed