by

Lewat Media Sosial, Benatia Curhat Sedang Alami Masa Sulit di Juventus

Sedikitnya kesempatan untuk permainan membuat salah satu bek Juventus, Mehdi Benatia, melampiaskan keluhannya di media sosial. Pemain yang berasal dari Maroko itu bahkan sampai menilai situasi tersebut merupakan masa yang berat dalam perjalanan kariernya.

Musim lalu, Benetia sukses mengunci satu tempat inti di jantung pertahanan klub berjuluk Si Nyonya Tua itu. Keberhasilan tersebut didapatkannya usai bek andalan Juventus lain, yakni Leonardo Bonucci, secara mengejutkan memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan.

Penampilan Benatia pun cukup bagus dan dirinya sukses menciptakan duet maut dengan pemain yang saat ini sudah menjabat sebagai kapten tim, Giorgio Chiellini. Dirinya pun juga berhasil membuat dua bek lain, Daniele Rugani dan Andrea Barzagli, rela untuk menjadi penghangat kursi bangku cadangan.

Namun, semua keindahan tersebut seolah berubah begitu saja di musim ini. Penampilan gemilang yang sudah ditunjukkannya musim lalu seolah sudah tak ada apa-apanya sejak Bonucci memutuskan untuk kembali pulang ke Bianconeri. Perlahan pun, jatah bermain Benatia semakin tereduksi seiring kehadiran sosok itu lagi.

Menyaksikan kiprahnya di Juventus yang kian berkurang, Benatia pun mencurahkan perasaannya kepada media sosial. Bahkan, tak tanggung-tanggung, dirinya juga menyatakan niat untuk berganti jersey seragam di musim transfer bulan Januari nanti.

“Ini bukan situasi yang menyenangkan. Wajar bila saya tidak bisa menikmatinya. Saya berumur 31 tahun dan ingin bermain sebanyak mungkin,” ujar Benatia beberapa waktu lalu kepada La Stampa.

“Januari? Mari lihat apa yang akan terjadi, bagaimana saya digunakan, bila Juve masih butuh saya, bila Allegri menginginkan saya…,” tandasnya.

“Banyak dari kalian yang meninggalkan pesan dukungan pada situasi sulit ini, dan saya berterima kasih akan hal itu! Saya, secara khusus, ingin memberikan tribut kepada warga Maroko yang menyediakan waktunya untuk memberi pesan kepada saya!” tulis Benatia, dikutip dari Football Italia.

“Karena saya tak bisa menjawab semuanya, saya mengkonfirmasi bahwasanya keraguan itu tak ada, dan kami harus terus mengangkat kepala setinggi-tingginya karena seekor singa tak pernah mati. Dia hanya tertidur…,” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed