by

Menpora Meminta PSSI Harus Tegas Mengenai Wasit Liga 1

KingSport.id – Sepak bola Indonesia tidak henti-hentinya dirundung oleh kontroversi. Selama ajang Liga 1 sudah banyak terjadi kericuhan antarsuporter, kekerasan antara pemain dan kekerasan terhadap wasit di lapangan sangat sering mewarnai beberapa pertandingan sepak bola di negeri tercinta ini. Hal ini tidak luput dari perhatian Menpora Indonesia.

Musim ini, kinerja wasit-wasit di Indonesia yang memimpin Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 dinilai tidak bekerja dengan baik dan selalu mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Terdapat sejumlah pertandingan yang harus berakhir dengan keributan. Banyak yang menilai kalau para wasit yang memimpin dinilai tidak profesional.

Menpora Ingatkan PSSI Agar Tegas Lagi

Menpora
Menpora minta PSSI Tegas Terhadap Wasit

Imam Nahrawi saat ini sebagai Menpora pun juga mengomentari apa saja yang terjadi. Imam meminta PSSI untuk lebih tegas lagi menegakkan kedisiplinan wasit. Disiplin sangat penting untuk ditegakkan dan harus tegas dalam mengambil keputusan. PSSI tidak boleh diam dan jangan sampai masalah ini dilimpahkan kepada pemerintah. Unggapnya di Kantor Staf Kepresidenan. Jakarta. Selasa (22/05/2018).

Masalah ini kemudian membuat tim-tim Liga 1 saling menuduh satu sama lain. Hal tersebut disebabkan oleh kepemimpinan wasit yang dirasa-rasa tidak professional. PSSI harus berani mengambil langkah dan memberi sanksi bagi mereka yang tidak bisa bekerja dengan baik.

Baca Juga : Sepanjang Tahun 2018 Terdapat 4 Kericuhan Pada Sepak Bola Indonesia

Baru-baru ini telah terjadi masalah gol tangan tuhan kedua pada laga Persela melawan Persija di Stadion Surajaya, Minggu (20/05/2018)  malam lalu. Masalah ini pun tak luput dari perhatian Imam Nahrawi.  Imam sangat menyayangkan keputusan wasit Annas Apriliandi yang keputusannya sangat merugikan tim Persija Jakarta.

Wasit yang bertugas memimpin laga harus tegas dengan segala resiko yang diambil. Apabila hakim garis sudah mengibarkan bendera maka sebagai wasit utama harus berani mengambil keputusan cepat dan tegas.

Masalah ini menjadi pekerjaan rumah Komisi Disiplin yang harus segera diselesaikan. Agar tidak ada lagi pihak-pihak yang merasa dirugikan. Memberi sanksi tegas bagi wasit atau para pemain yang melakukan pelanggaran keras. Seperti larangan memimpin pertandingan atau mungkin larangan bermain selama sekian tahun. Semua itu tinggal bagaimana keputusan Komisi Disiplin menegakkan aturan dan tegas dalam mengambil keputusan.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed