by

Mourinho Dipecat, Klopp: Itulah Kejamnya Dunia Pelatih Sepak Bola!

Pelatih klub Liverpool, Jurgen Klopp, juga turut memberikan komentarnya soal pemecatan Jose Mourinho, dari jabatannya seorang pelatih untuk Manchester United. Menurut Klopp, dipecatnya Mourinho adalah sebagai bentuk konsekuensi dari kegagalannya sendiri dalam mengembangkan permainan Setan Merah.

Seperti yang telah diketahui, pada hari Selasa kemarin 18 Desember 2018, dunia sepak bola baru dikejutkan dengan rilis pengumuman resmi pemecatan Mourinho. Kabarnya, dari pihak klub sudah tidak bisa lagi menerima performa buruk United, terkhusus setelah dipermalukan Liverpool dengan skor mematikan 1-3 akhir pekan kemarin.

Mourinho harus meninggalkan MU dalam keadaan yang tak cukup baik. The Red Devils menduduki posisi keenam dalam daftar klasemen sementara. Pogba dkk harus tertinggal 19 poin dari Liverpool yang menduduki posisi puncak, dan tertinggal 11 poin dari wadah empat besar klasemen tersebut.

Sebagai seorang pelattih, Klopp pun paham benar betapa sulitnya mengemban pekerjaan krusial itu. Seorang pelatih selalu saja dinilai dari hasil akhir. Dirinya sendiri pun tidak yakin bisa terus mempertahankan kursi yang didudukinya sebagai pelatih Liverpool.

“Dia [Mourinho] ingin sukses di MU dan dia sudah berhasil melakukan itu tetapi lalu semuanya tak bekerja dengan baik seperti yang diinginkan banyak orang,” ungkap Klopp di fourfourtwo.

“Lalu dia harus menerima konsekuensinya. Itulah pekerjaan kami. Saya selalu mengatakan itu. Hal yang sama juga berlaku untuk saya dan jika klub berpikir ada seseorang yang bisa melakukan pekerjaan lebih baik, mereka harus mengubahnya.”

Menurut Klopp, itulah kejamnya dunia pelatih klub sepak bola saat ini. Semuanya hanya dilihat dari hasilnya saja, bila pihak klub percaya bahwa ada sosok yang dapat membawakan hasil lebih baik, maka pergantian pun bisa tak terhindarkan.

“Sekarang, begitulah adanya. Tak ada lagi yang melihat cara kami bermain di pertandingan terakhir, jika mereka berpikir ada sosok yang bisa melakukannya lebih baik, mereka akan mengubahnya saat ini.”

“Sekarang, begitulah adanya. Tak ada lagi yang melihat cara kami bermain di pertandingan terakhir, jika mereka berpikir ada sosok yang bisa melakukannya lebih baik, mereka akan mengubahnya saat ini.”

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed