by

Mourinho Salahkan Pemain MU Atas Hasil Imbang Lawan Crystal Palace

Manchester United harus puas dengan permainan imbang tanpa gol satu pun ketika menyambut Crystal Palace pada pekan ke-13 Premier League pada hari Sabtu kemarin, 24 November 2018 malam WIB. Peraihan satu poin itu tentu tidaklah cukup bagi MU yang sedang berusaha keras menembus papan atas klasemen.

Belakangan ini permainan MU kembali dikritik. Taktik yang diberikan Jose Mourinho sepertinya sulit untuk bisa mendapatkan kemenangan. Memang, MU tampil dengan ofensif, namun masih mempunyai masalah pada penyelesaian akhir skuat MU.

Mourinho sendiri merasa MU telah gagal mendapat kemenangan lantaran kesalahan para pemain yang mengeksekusi di lapangan. Dirinya menilai, semestinya para pemain MU bisa tampil dengan lebih gigih serta lebih berani untuk merobohkan pertahanan rival.

Tidak hanya itu saja, Mourinho juga menjawab kritik yang dilayangkan soal keputusannya menarik Pogba. Bagi Mourinho, kesalahan terbesar yang ada pada skuat MU adalah membiarkan para pemain Crystal Palace tampil dengan lebih bebas. Dirinya mengaku kecewa lantaran para pemain MU sudah kehilangan momentum untuk menyerang beberapa kali.

“Kami memberi mereka waktu untuk bernafas. Kami tidak bermain intens. Tampaknya kami menunggu sesuatu untuk terjadi dengan sendirinya dan itu tak terwujud,” ujar Mourinho kepada Daily Star.

“Kami bermain baik tetapi kami memberi mereka beberapa periode untuk beristirahat. Itu memberi nyawa pada lawan yang datang ke sini [Old Trafford].”

Lebih lanjut lagi, Mourinho juga mendapat cemoohan dari para fans MU lantaran menarik Pogba keluar untuk bisa menggunakan Alexis Sanchez pada babak kedua. Atas hal ini pun, Mourinho dianggap sudah tidak punya minat untuk melakukan serangan kepada lawannya. Walaupun begitu, pelatih kawakan ini mengelak dari kritik tersebut dan menyebutkan bahwa timnya memerlukan keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

“Kami tidak bisa bermain dengan sembilan penyerang, kami harus bermain dengan keseimbangan.”

“Tentu saja kami sudah bermain dengan empat pemain menyerang dan tujuannya adalah untuk menciptakan situasi berbahaya dan saya pikir kami sudah memulai pertandingan dengan sangat baik,” sambungnya.

“Namun, ketika anda bermain untuk memenangkan pertandingan, anda [seharusnya] tidak berhenti sampai sungguh menang.”

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed