by

Mourinho Sindir Manajemen MU Dengan Memuji Liverpool dan City

Jose Mourinho dikabarkan melontarkan sindiran kepada pihak manajemen Manchester United yang tidak memberikannya dukungan secara penuh untuk bursa transfer pemain dengan memuji aktifitas belanja pemain Liverpool dan Manchester City.

Awalnya, Mourinho mempunyai hubungan yang cukup mesra dengan manajemen Setan Merah. Dalam dua musim pertama yang dijalaninya di Old Trafford, mereka selalu bersedia untuk menghadirkan pemain yang diinginkan oleh manajer asal Portugal itu.

Akan tetapi, memasuki musim ketika, sikap manajemen The Red Devils malah berubah. Mereka menjadi enggan untuk menuruti semua permintaan Mourinho.

Dalam kasus tersebut, mereka seperti tak mau mendatangkan seorang bek yang bertipe pemimpin. Dengan begitu pun, akhirnya Mourinho sering mengkritik sikap manajemen yang dipimpin oleh Ed Woodward.

Kemudian, Mourinho pun menyebutkan bahwa City dapat berhasil seperti sekarang ini lantaran terdapat sinergi yang bagus di antara semua pihak. Lebih tepatnya, manajemen memberi dukungan untuk setiap langkah yang diambil oleh Josep Guardiola.

“Berbicara secara hipotetis sebagai manajer terkadang Anda melakukan fase pertama, lalu fase kedua,” kata Mourinho pada beIN Sports.

“Kadang-kadang ketika Anda berpikir Anda sedang mempersiapkan masa depan yang solid, kadang-kadang Anda tidak mempersiapkan apa-apa karena Anda sudah keluar,” ujarnya.

“Misalnya, Anda memiliki kasus Manchester City. Di musim pertama (Pep) Guardiola bukan juara dan itu benar-benar sulit. Dan di musim kedua, Pep membuat keputusan-keputusan besar tetapi keputusan besar yang didukung (manajemen tim),” terangnya.

“Anda melihatnya hari ini dengan Liverpool. Berapa banyak pemain ini berada di Liverpool sebelum Jurgen (Klopp) tiba?”

“Tidak ada Alisson. Tidak ada Van Dijk. Tidak ada Robertson. Tidak ada Salah. Tidak ada Mane, tidak ada Fabinho. Tidak ada Keita. Ini pekerjaan yang dilakukan secara mendalam. Jika Anda seorang manajer, Anda memiliki kemungkinan untuk memilih pemain yang mengikuti ide sepakbola Anda,” tuturnya.

“Atau (untuk mendapatkan pemain) untuk mengikuti ide yang menurut Anda terbaik untuk memenangkan kompetisi tertentu, itu satu hal. Hal lain adalah jika Anda tidak dapat melakukan itu,” tandasnya.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed