by

MU Gantungkan Status Solskjaer karena Pochettino

Manchester United tak kunjung mempermanenkan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih mereka, sekalipun pria asal Norwegia tersebut cukup sukses mengangkat performa Paul Pogba dkk dan berhasil membawa tim melangkah ke babak perempat final Liga Champions 2018/2019. Menurut legenda Liverpool, Jamie Redknapp, si Iblis Merah menggantungkan status Solskjaer bukan karena kinerja juru taktik interim itu buruk, melainkan ada sosok lain yang mereka anggap lebih pantas menduduki kursi kepelatihan tim, yakni Mauricio Pochettino.

Pochettino, Kandidat Terkuat di Bursa Calon Pelatih MU

Dikatakan Redknapp, Mauricio Pochettino yang kini masih menukangi Tottenham Hotspur adalah kandidat terkuat dalam bursa calon pelatih Manchester United untuk musim depan. Selain servisnya sudah dibidik sejak lama, perancang strategi asal Argentina kini tak lagi dipusingkan dengan kemungkinan melatih Real Madrid, menyusul keputusan raksasa La Liga mendapuk ulang Zinedine Zidane sebagai entrenador anyar mereka pada beberapa pekan lalu. Selain itu, rekam jejak Pochettino juga jauh lebih teruji dan mentereng ketimbang Solskjaer.

“Masalahnya sudah tak lagi rumit dengan kembalinya Zidane ke Madrid. Sekarang pintu telah tertutup bagi Mauricio Pochettino, dan Mancheter United berada di posisi terdepan untuk mencoba merayunya menjauh dari Tottenham Hotspur. Pochettino adalah kandidat nomor satu untuk menggantikan Jose Mourinho. Dia memiliki rekam jejak yang luar biasa ketika datang untuk meningkatkan pemain, dan meletakkan Spurs secara konsisten di empat besar (klasemen akhir Liga Primer Inggris),” buka Jamie Redknapp, sebagaimana dikutip dari Goal International.

“Terlepas dari performa buruk Tottenham baru-baru ini, dia tetap menjadi kandidat terkuat dan akan menjadi pilihan yang lebih menarik jika musim Manchester United tidak berakhir pada posisi tinggi,” sambungnya.

Peluang Soskjaer di MU

Kendati begitu, Redknapp menilai Solskjaer tetap memiliki kans untuk menjadi pelatih permanen Manchester United musim depan. Hanya saja, jelas dia, hal itu harus dibuktikan mantan Manager Molde FK lewat raihan trofi di ajang Liga Champions 2018/2019.

Di bawah kendali Solskjaer, The Red Devils sukses menembus babak perempat final Liga Champions musim ini dengan cara yang sangat mengesankan,  yakni menyingkirkan Paris Saint-Germain lewat keunggulan jumlah gol tandang dalam agregat 3-3 setelah tertinggal defisit 0-2 terlebih dahulu pada leg pertama babak 16 besar. Sayangnya, perjalanan mereka menuju fase semifinal kembali mendapati rintangan berat karena harus menyingkirkan FC Barcelona.

“Jadi apakah dia akan duduk di ruang istirahat Old Trafford musim depan? Itu tergantung pada kemampuannya di Liga Champions. Namun, apa pun yang terjadi di antara sekarang dan bulan Mei mendatang, reputasi Solskjaer telah meningkat secara signifikan,” tutup pria Inggris berumur 45 tahun tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed