by

MU Kurang Impresif Saat Hadapi Watford, Solskjaer Pertimbangkan Tendang Pogba

Juru taktik Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, membocorkan sedikit rencana yang akan dilakukannya terhadap Paul Pogba. Dia mengaku tengah mempertimbangkan untuk sedikit mengubah posisi gelandang berkebangsaan Prancis tersebut di lini tengah skuad asuhannya.

Sejak dibeli dari Juventus pada musim panas 2016 lalu, Paul Pogba memperoleh sejumlah peran di lini tengah Manchester United. Pada era kepelatihan Jose Mourinho, gelandang berusia 26 tahun diminta bermain lebih bertahan untuk membantu aliran bola. Sementara di bawah kendali Ole Gunnar Solskjaer, Pogba lebih mendapat kebebasan bergerak yang membuatnya bisa bermain melebar ke sisi kiri lini tengah tim, bahkan terkadang maju sebagai pemain nomor 10 si Iblis Merah.

Wacana Ubah Posisi Pogba

Namun begitu, Solskjaer kini mempertimbangkan untuk menendang Pogba dari posisi sebelumnya, menarik sang gelandang lebih mundur ke area belakang. Wacana itu muncul karena ia melihat Manchester United bermain kurang impresif ketika menjamu Watford di Old Trafford Stadium, Sabtu, 30 Maret 2019, dalam matchweek ke-32 Liga Primer Inggris 2018/2019. Meski laga berhasil dimenangkan lewat skor 2-1, namun Solskjaer mengaku kurang puas dengan kualitas penampilan anak-anak asuhnya.

“Dalam pertandingan itu kami tidak mampu mempertahankan bola, dan saya rasa penguasaan bola kami cuma 50-50 saja saat melawan Watford. Kami bermain di kandang, jadi jelas cukup mengecewakan jika hanya bisa menguasai bola sebanyak itu. Laga inilah yang membuat saya mulai memikirkan hal tersebut (mengubah posisi bermain Paul Pogba),” ungkap Ole Gunnar Solskjaer, sebagaimana dikutip dari laman resmi Manchester United.

Terilhami Performa Pogba di Timnas Prancis

Lebih jauh, Solskjaer membeberkan bahwa idenya untuk mengubah posisi bermain Pogba adalah terilhami aksi sang pemain ketika memperkuat Tim Nasional Prancis di Kualifikasi EURO 2020 kemarin. Menurut dia, Pogba tampil sangat baik ketika ditugaskan pelatih Didier Deschamps bermain lebih mundur ke area pertahanan si Ayam Jantan.

“Saya melihat Paul bermain pada dua pertandingannya untuk Prancis di jeda internasional kemarin, dan dia diberikan peran untuk bermain lebih ke belakang oleh Didier Deschamps. Tentu saja dia bisa bermain lebih ke dalam, dan itu bisa menjadi pertimbangan bagi kami. Di posisi tersebut Paul mungkin bisa berkontribusi lebih besar terhadap permainan kami, bahkan menjadi pendikte,” beber mantan perancang strategi Molde FK tersebut.

“Paul Pogba adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Dan seperti yang kalian lihat, dia bisa melakukan dua hal dengan sama baiknya. Pogba mampu bermain menyerang dan juga bertahan,” tandasnya.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed