by

MU Lolos ke Perempat Final UCL, Mourinho Puji Kinerja Solskjaer

Mantan juru racik strategi Manchester United, Jose Mourinho, tak sungkan melayangkan pujian bagi penerus perannya di Old Trafford, Ole Gunnar Solskjaer, menyusul sukses Romelu Lukaku dkk menembus babak perempat final UEFA Champions League (UCL) 2018/2019, Kamis, 7 Maret 2019. Sanjungan serupa pun diberikan pelatih berjuluk The Special One bagi perancang taktik Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, yang sehari sebelumnya juga berhasil membawa tim asal Belanda lolos dengan cara luar biasa dari fase 16 besar kompetisi elit Eropa tersebut.

MU dan Ajax Sama-sama Lakukan Comeback Fantastis di Babak 16 Besar UCL

Sebagaimana diketahui, berbekal kelahan 0-2 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Chaampions 2018/2019 di Old Trafford Stadium, Februari 2019 lalu, Manchester United secara dramatis mampu memastikan satu tempat di fase perempat final dengan sukses meraih kemenangan 3-1 pada pertemuan ke-2 di Parc des Princes, Kamis, 7 Maret 2019. Meski skor agregat berakhir sama kuat di angka 3-3, namun si Iblis Merah lebih berhak lolos karena unggul jumlah gol tandang dari wakil Ligue 1 Prancis.

Setali tiga uang dengan MU, Ajax yang mengalami kekalahan 1-2 dari sang juara bertahan, Real Madrid, pada leg pertama di Amsterdam Arena, juga berhasil melenggang ke fase perempat final dengan cara yang luar biasa fantastis. Tak tanggung, kuda hitam dari Negeri Tulip ini menyingkirkan sang raksasa La Liga lewat skor telak 4-1 pada pertarungan ke-2 di Santiago Bernabeu, Rabu, 6 Maret 2019.

Mourinho: Solskjaer dan Erik ten Hag Laik Dipuji

“Terlepas dari bagaimana performa para pemain, saya pikir hasil yang diraih Manchester United dan Ajax adalah sesuatu yang sangat fenomenal. Dan jika Manajer adalah sosok yang harus bertanggungjawab atas hasil-hasil buruk tim, maka mereka juga lah yang mesti bertanggungjawab atas hasil-hasil bagus,” kata Jose Mourinho, sebagaimana dikutip dari Sportsmole.

“Solskajer dan Erik ten Hag sama-sama mendapat hasil yang luar biasa. Jadi, bagi saya mereka layak mendapatkan kredit khusus,” pungkas pria Portugal berumur 56 tahun tersebut.

Jose Mourinho dipecat dari kursi kepelatihan Manchester United pada bulan Desember 2018 lalu, usai dianggap gagal mengantarkan tim bertaji di musim kompetisi 2018/2019. Peran The Special One lantas digantikan Ole Gunnar Solskjaer, pelatih 46 tahun yang sebelumnya menangani Molde FK di Norwegia. Di bawah komando Solskjaer yang masih berstatus interim, The Red Devils tak cuma dianggap tampil jauh lebih baik, namun juga tercatat berhasil mengantongi 14 kemenangan dari 17 laga yang mereka mainkan di semua ajang turnamen musim ini.

Kemampuan Solskjaer Kembali Diuji

Sukses menjaga eksistensi pasukannya di Liga Champions, Solskjaer langsung dihadapkan tugas berat lainnya di pentas English Premier League 2018/2019. Dia dituntut mempertahankan posisi Manchester United di peringkat 4 klasemen sementara ketika harus menantang Arsenal di Emirates Stadium pada matchweek ke-30, Minggu, 10 Maret 2019 nanti malam WIB. Hingga pekan ke-29, Setan Merah termaktub masih menduduki tangga ke-4 dengan perolehan 58 poin, terpaut satu angka dari The Gunners di urutan 5. Keduanya juga dibayang-bayangi Chelsea yang menghuni posisi 6 dengan koleksi 56 poin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed