by

Soroti Kinerja Wasit Di Indonesia Di Mata Bayu Gatra

Kingsport – Mengenai kinerja wasit-wasit yang ada di Indonesia memamng selalu memiliki cerita yang tidak pernah habis untuk dibahas. Sampai pekan ke 12 penyelenggaraan kompetisi Go-jek Liga 1 2018, terdapat persoalan klasik yang membuat para pemain merasa tidak puas dengan kepemimpinan wasit dan masih saja menjadi topic hangat untuk dibahas. Seperti penjelasan dari Bayu Gatra di bawah ini.

Masih dalam ingatan bagaimana seorang wasit, Annas Apriliandi yang mengesahkan gol Handball Diego Assis saat Persela Lamongan menjamu Persija Jakarta pada tanggal 20 Mei lalu. Padahal, sudah jelas kalau asisten wasit sudah mengangkat bendera yang menandakan pelanggaran. Walau sudah jelas ada pelanggaran wasit asal Jawa Barat tersebut tetap dengan keputusan awalnya untuk mengesahkan gol tersebut.

Bayu Gatra Beberkan Kinerja Wasit Indonesia

bayu gatra
bayu gatra

Melihat kinerja wasit yang merugikan tim Persija, maka pihak persija langsung melaporkan kinerja sang wasit kepada PT Liga Indonesia Baru. Lebih parahnya lagi sampai saat ini, protes yang sudah dilayangkan dari pihak Persija tidak mendapatkan respon dan tenggelam begitu saja. Seperti tidak ada masalah apa-apa.

Kejadian lain menimpa tim Madura United, Bayu Gatra, saat menjalani beberapa pertandingan. Bayu Gatra sempat menjelaskan kalau wasit yang ada di Indonesia saat ini kurang tepat dalam mengambil keputusan. Contohnya, ketika ada momen yang seharusnya offside, tetapi malah tidak offside. Dari kejadian sederhana itu saja kita semua bisa menilai bagaimana kinerja wasit di Liga 1 2018.

Persoalan lain ketika Bayu Gatra menjalani pertandingan yang tidak ditayangkan secara live di televise. Bayu mengkisahkan kalau dirinya mengalami kejadian yang kurang menyenangkan saat menjalani laga tandang melawan salah satu klub dari Kalimantan.

Bayu menilai sangat parah sekali, ada kejadian yang seharusnya jelas jelas melakukan pelanggaran didalam kotak pinalti dan mendapatkan hadiah pinalti, tetapi wasit diam saja dan seakan cuek melihat kejadian tersebut.

Hal hal seperti itu juga yang harus disikapi oleh semua elemen sepak bola, termasuk semua wasit dan para pemain untuk menjunjung tinggi azas fairplay. Kalau ada pemain salah maka akan dihukum oleh Komisi Disiplin. Tetapi kalau yang salah wasitnya, apakah ada hukuman?

Belum lagi kalau ada wasit yang ditekan untuk memberikan kemenangan bagi tim tuan rumah, maka akan saling balas ketika main di kandang sendiri. masalah itu tidak ada habisnya di dunia persepak bolaan Indonesia. Maka wajar saja kalau prestasi sepak bola Indonesia kalah dengan negara lain.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed