by

Paus Fransiskus: Menyebut Lionel Messi Tuhan adalah Penistaan

Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, mengaku bahwa dirinya merupakan salah satu penggemar aksi hebat megabintang FC Barcelona, Lionel Messi, di atas lapangan hijau. Namun dia tak sepakat dengan sebutan Tuhan yang disematkan orang-orang terhadap sang peraih lima trofi Ballon d’Or.

Bersama Cristiano Ronaldo, Lionel Messi menjadi salah satu pemain terbaik di muka bumi lebih dari satu dekade terakhir. Superstar berkebangsaan Argentina lewat kemampuan magisnya sukses membukukan setumpuk rekor, baik individu maupun kolektif, serta segudang gelar jawara bagi raksasa Catalan di berbagai level kompetisi. Kehebatan Messi di atas lapangan itulah yang kemudian membuat banyak penggemar sepakbola menyebutnya sebagai Tuhan, bahkan mereka menjulukinya El Messiah yang berarti Sang Juru Selamat.

Kata Paus Fransiskus

Paus Fransiskus menyadari bahwa sebutan Tuhan untuk Messi yang dimaksud para pecinta olahraga si kulit bundar adalah kiasan, ekspresi ketakjuban mereka terhadap kemampuan magis sang megabintang di atas lapangan. Namun secara teori, kata dia, hal itu merupakan sebuah penistaan.

“Tentu saja sangat menyenangkan menyaksikan permainan Lionel Messi. Dia adalah sosok hebat, tetapi dia bukan Tuhan. Anda tidak bisa bilang seperti itu, dan saya tidak meyakininya. Menurut saya, orang-orang menyebut dia Tuhan itu seperti memuja, dan Anda tidak seharusnya memuja selain Tuhan. Secara teori, ini adalah penistaan,” kata Paus Fransiskus dalam wawancaranya bersama Jordi Evole di salah satu saluran TV Spanyol, LaSexta, sebagaimana dikutip dari ESPN.

Kecintaan Paus Fransiskus terhadap sepakbola sendiri tak perlu diragukan lagi. Pria berumur 82 tahun adalah seorang penggemar berat klub San Lorenzo, dan berasal dari Negara yang sama dengan Messi, Argentina.

“Dia lebih kepada seperti seorang maestro dengan bola di kakinya. Itu adalah cara yang populer digunakan orang-orang,” pungkasnya.

Messi dan Paus Fransiskus pernah bertemu di Vatikan pada musim panas 2013 lalu, bersama Tim Nasional Argentina. Pemain berumur 31 tahun mengatakan bahwa perjumpaannya dengan pria bernama asli Jorge Mario Bergoglio tersebut sangat indah meski hanya berlangsung singkat.

Messi, Pahlawan Tunggal Barca di Derby Catalunya

Sementara itu, Lionel Messi sendiri baru saja berhasil mengantarkan FC Barcelona menang 2-0 atas Espanyol lewat brace-nya dalam duel bertajuk Derby Catalunya pada jornada ke-29 La Liga 2018/2019 di Camp Nou Stadium, Minggu, 30 Maret 2019. Sukses tersebut membuat El Barca kian kokoh di pucuk klasemen sementara dengan perolehan 69 poin, unggul 10 angka dari Atletico Madrid yang mengekor di tangga runner up.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed