by

Peraih Medali Wushu Asian Games Dukung Penuh Asian Para Games

Edgar Cavier Marcelo masih menjadi nama seorang pewushu Indonesia pada ajang Asian Games 2018 yang tak terlupakan. Usahanya yang begitu maksimal dan memperoleh medali perak di awal-awal perjuangan Indonesia dalam serangkaian Asian Games itu pun mendapatkan banyak simpati masyarakat. Edgar tercatat sebagai atlet pertama yang memberikan medali bagi Indonesia.

Pemain wushu unggulan ini pun mendukung penuh terselenggaranya Asian Para Games pada bulan oktober mendatang. Edgar yakin, Indonesia juga bisa menuai prestasi gemilang di Asian Para Games setelah sebelumnya mampu menduduki kursi nomor 4 di Asian Games 2018 kemarin.

“Pasti, karena seluruh atlet mempunyai semangat untuk berjuang yang sama. Saya pun yakin merea akan berusaha dengan maksimal. Saya juga yakin Asian Para Games ini nanti sama suksesnya seperti Asian Games,” ucap Edgar pada hari Rabu (5/9).

Asian Para Games akan diselenggarakan di Indonesia dan diikuti oleh 42 negara. Berbeda 3 negara dengan Asian Games yang diikuti oleh 45 negara di Asia ini. Asian Para Games 2018 merupakan perhelatan ketiga, mengingat games ini pertama kali diselenggarakan pada tahun 2010. Hari ini pun merupakan hari pertama diselenggarakan Pawai Obor di daerah dalam rangka mendukung perhelatan Asian Games, seperti di kota Solo,  Jawa Tengah. Pawai ini pun nantinya masih akan dilanjutkan di beberapa daerah Indonesia, seperti Makassar, Ternate, Pontianak, Denpasar, dan beberapa kota lain dan akan berujung di Jakarta sebagai lokasi tempat pawai terakhir.

Salah satu perbedaan Asian Games dengan Asian Para Games adalah lokasi yang digunakan. Untuk Asian Para Games, nantinya yang akan digunakan adalah Gelora Bung Karno dan Jakarta International Velodrome. Edgar Xavier pun sudah mengatakan bahwa dirinya nanti akan melihat langsung bagaimana atlet difabel Indonesia berjuang membawa bendera merah putih dalam pertandingan Asian Para Games nanti. Ia akan turut aktif dalam menyemangati atlet-atlet Indonesia, khususnya dalam pertandingan pertahanan diri.

Multiajang yang diselenggarakan khusus untuk orang difabel ini akan diadakan pada tangga 6 hingga 13 Oktober 2018, dan ini akan mejadi permainan yang sama serunya dengan Asian Games.

Related Post

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed