by

Real Madrid Terus Dikritik, Kroos: Mereka Memang Sudah Lama Menunggu Momen Ini

Gelandang beken Real Madrid, Toni Kroos, mulai geram dengan hujan kritik yang tak kunjung berhenti mengguyur timnya. Dia menuding awak media serta para kritikus sepakbola sengaja terus melakukan hal tersebut lantaran sudah sangat haus berbicara negatif tentang sang mantan penguasa Eropa.

Tak bisa dipungkiri, Real Madrid memang gagal menjalani musim kompetisi 2018/2019 dengan apik. Selain tersingkir dari ajang Copa del Rey dan Liga Champions, Los Blancos juga tak mampu bersaing hebat di pentas La Liga. Hingga jornada ke-28, Toni Kroos dkk masih tercecer di posisi 3 klasemen sementara dengan perolehan 54 poin, tertinggal 12 angka dari FC Barcelona yang menduduki peringkat teratas. Dengan kata lain, El Real terancam harus menyudahi musim tanpa satu pun gelar juara. Situasi inilah yang kemudian membuat mereka menjadi bulan-bulanan Media Massa serta kritikus sepakbola.

Momen yang Sudah Lama Dinanti

Dikatakan Kroos, keterpurukan Real Madrid adalah momentum yang sudah dinantikan banyak pihak, terkhusus awak Media dan para kritikus. Selama ini mereka kesulitan memperoleh celah untuk mengkritik karena Los Merengues tak kunjung lengser dari puncak kedigjayaan, terutama dalam tiga musim terakhir.

Sebagaimana diketahui, sebelum gagal bertaji di musim kompetisi 2018/2019, El Real sukses memenangi gelar juara Liga Champions tiga kali secara beruntun. Keberhasilan itu membuat mereka cukup kebal dari komentar atau berita-berita negatif, kendati banyak menelan hasil minor di ajang lain.

“Kondisi seperti ini adalah hal yang wajar, terlebih ketika Anda sudah meraih sukses untuk periode yang lama seperti yang kami jalani,” buka Toni Kroos, sebagaimana dikutip dari Football Espana.

“Sekarang semua orang berbicara soal kritik untuk Real Madrid. Jika Anda adalah bagian dari Media atau orang-orang yang menyampaikan pendapat, dan Anda tidak menemukan hal negatif dalam tiga tahun terakhir, maka Anda sedang menunggu momen seperti ini untuk menyelesaikan masalah,” imbuh gelandang berumur 29 tahun tersebut.

Tidak Anti-kritik

Namun begitu, Kroos menegaskan bahwa Real Madrid beserta para pemainnya tidaklah anti terhadap kritik.

“Kami tidak anti kritik selama itu bernilai konstruktif. Tapi kritik yang Anda berikan saat ini tidaklah memiliki isi apa pun,” ketusnya.

Lebih jauh, pemain berpaspor Jerman menyayangkan kritik yang kerap menimpa dirinya sejak Los Blancos terpuruk, sebab menurutnya hal tersebut tidaklah berdasar.

“Gaya permainan saya tetap sama, tidak berubah selama bertahun-tahun. Saya tidak pernah menjadi pemain yang terus berlari selama 90 menit dan saya tidak pernah menjadi pemain yang melakukan 28 tekel dalam satu laga,” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *