by

Saha Sebut Mourinho Punya Masalah dalam Menjalin Komunikasi

Mantan gelandang Manchester United, Louis Saha, mempercayai bahwa Jose Mourinho bisa berseteru dengan Paul Pogba lantaran tidak bisa menjalin komunikasi dengan baik.

Sudah sering Paul Pogba dikabarkan tidak akur dengan Mourinho. Bahkan, gelandang Timnas Prancis itu pun tidak suka dengan perlakuan sang manajer itu yang sudah menjadikan dirinya sebagai pemain cadangan di beberapa pertandingan terakhir.

Tak hanya itu saja, Pogba dan Mourinho pun juga sempat tertangkap kamera sedang bersiteggang di tempat latihan. Mourinho sudah tidak suka dengan tingkah laku Paul Pogba.

Hubungan antara keduanya pun kian memanas sampai terlibat aksi saling sindir yang terliput media. Puncaknya, Mourinho memutuskan untuk mencopot ban kapten Manchester United dari lengan Pogba.

Terkait hal tersebut, Saha pun menilai bahwa hubungan Pogba dengan Mourinho tidak harmonis lantaran terdapat masalah pada komunikasi. Pria asal Portugal itu tidak memiliki komunikasi yang baik dengan sang mantan kapten itu.

“Dia punya hubungan yang sulit dengan Pogba tapi itu bisa terjadi dengan pemain lainnya,” kata Saha kepada Omnisport.

“Dia menggunakan sepak bola serangan balik dan itu tidak berdampak positif untuk klub. Masalah Mourinho adalah komunikasinya, komunikasinya buruk.

“Mudah bagi saya mengatakan hal itu sekarang karena sudah selesai. Itu adalah kritik keseluruhan.

“Saya pikir dia perlu berkomunikasi dengan agen atau pemain kunci. Itu adalah tugasnya dan komunikasinya buruk.”

Selain itu, menurut Salah, hal lain yang membuat Pogba tidak bermain dengan maksimal adalah Mourinho sering mencoba memainkan Pogba di beberapa posisi.

“Masalah dengan kata ‘bos’ adalah bahwa, pada tahap tertentu, bos harus konsisten. Anda harus diterima dengan baik di dalam grup,”kata Saha kepada Omnisport.

“Itu kritik hari ini terhadap Paul. Kami perlu memahaminya. Beberapa minggu, dia luar biasa. Itulah yang kami harapkan dari seorang pemain yang berbakat seperti dia.

“Saya pikir masalahnya adalah dia memiliki begitu banyak kualitas sehingga sulit untuk membuatnya tetap dalam satu posisi tertentu, bahkan box-to-box atau dalam tugas defensif, ketika dia bisa mencetak gol atau membuat perbedaan. Saya pikir elemen-elemen itu sulit baginya sebagai pemain.” tandasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed