by

Samir Nasri dan Cerita Misi Unjuk Diri

Samir Nasri sudah kembali ke ajang Premier League. Eks gelandang Manchester City itu belakangan ini resmi bergabung dengan klub West Ham, dan kembali bereuni dengan Manuel Pellegrini.

Gelandang berusia 31 tahun asal Prancis itu adalah salah satu pemain andalan Pellegrini saat membawa City menjadi juara liga pada musim 2013-14. Di West Ham, Pellegrini yakin bahwa mantan pemainnya itu dapat mengeluarkan kembali kemampuan terbaiknya.

Nasri merupakan pemain City selama periode 2011 sampai 2017. Sempat menjadi pemain pinjaman ke Sevilla pada musim 2016-17, Nasri lalu menjadi pembela Antalyaspor pada musim 2017-18.

Kemudian dirinya pun tidak bermain selama 18 bulan usai dijatuhi skorsing untuk kasus doping. Setelah masa skorsingnya usai, dirinya kemudian direkrut West Ham dan kembali lagi ke Inggris. Menurut Pellegrini, Nasri sudah benar-benar termotivasi untuk unjuk diri di sini.

“Dia sudah berlatih bersama kami selama satu bulan. Dia terlihat fit, dan berat badannya juga berkurang,” kata Pellegrini, seperti dilansir Sky Sports.

“Saya rasa sepakbola itu seperti naik sepeda ketika kita kecil, kita tak pernah lupa.”

“Samir adalah pemain berteknik, dan saya yakin dia akan bermain sama seperti yang dia lakukan sebelumnya. Saya percaya kepadanya.”

“Saya rasa dia tahu kalau ini adalah wujud balas dendam darinya. Dia sangat termotivasi, bekerja keras, dan menunjukkan kualitasnya. Saya benar-benar yakin kalau dia akan menjadi pemain yang membuat perbedaan.”

“Saya tak mau bicara tentang apakah itu salahnya atau bukan. Yang jelas dia terlibat,” lanjut Pellegrini.

“Saya mengenal Samir sejak saya di Manchester City. Dia pemain top di tahun pertama. Dialah salah satu alasan kenapa kami bisa juara.”

“Setelah bicara panjang dengannya, tentang apa yang dia pikirkan untuk masa depan, saya memutuskan untuk memberinya opsi di sini, di West Ham.”

“Dia bekerja keras agar bisa diakui, dan itulah kenapa dia menandatangani kontrak. Sekarang, dia ingin membuktikannya di atas lapangan. Namun secara mental, dia adalah pemain berbeda dengan pengalaman segudang.”

“Bagian dari kehidupan itu, bagi Nasri, sudah berlalu,” pungkas Pellegrini.

RelatedPost

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed