by

Sarri Akui Belum Dapat Tuntaskan Persoalan Masa Depan Hudson-Odoi

Manajer klub Chelsea, Maurizio Sarri menyebut bahwa dirinya masih belum dapat menuntaskan masa depan Callum Hudson-Odoi. Walaupun begitu, dirinya merasa senang dengan perkembangan yang ada pada diri sang pemain sayap belakangan ini.

Masa depan Hudson-Odoi memang tengah menjadi bahan terkaan selama beberapa pekan belakangan. Sang pemain itu dirumorkan bakal hengkang dari Chelsea dalam waktu dekat.

Pemain muda yang baru berusia 18 tahun itu kesulitan untuk mendapatkan jatah bermain reguler di bawah racikan Sarri. Alhasil, sang pemain itu pun memutuskan untuk menolak perpanjangan kontraknya di Chelsa.

Pria muda itu kini sedang menjadi incaran klub Bayern Munchen. Raksasa Bundesliga itu memproyeksikan Hudson-Odoi sebagai pemain pengganti bagi Arjen Robben yang akan segera angkat kaki akhir musim nanti.

Terkait hal itu, Sarri pun mengaku belum membicarakan masa depan Hudson-Odoi dengan sang pemain yang bersangkutan. Pasalnya, Sarri belum menemukan pemecahan masalah atas persoalan itu.

“Saya tidak ingin berbicara dengannya tentang sesuatu yang tidak bisa saya selesaikan,” kata Sarri di situs resmi klub.

“Saya sangat senang dengannya. Satu bulan yang lalu kami bekerja dengannya di fase defensif dan dia dengan cepat membaik. Sekarang kami bekerja dengannya dalam pergerakan tanpa bola, dan menurut saya dia membaik. Di atas lapangan, kami benar-benar sangat senang dengannya karena dia banyak berkembang dalam dua bulan terakhir.”

Selain itu, Sarri juga menambahkan bahwa Hudson-Odoi sekarang ini tengah berada dalam masa yang positif walaupun sedang menjadi bahan pembicaraan spekulasi soal transfernya.

“Dia berada dalam momen yang sangat positif, untuk sikap, cara dia berlatih. Secara mental dia berada dalam momen yang sangat positif,” tutupnya.

Sedangkan, Sarri sendiri merupakan tipe pelatih unik yang tidak ingin terlibat dalam urusan transfer para pemainnya. Sebagai seorang pelatih, Sarri hanya ingin dapat melakukan tugasnya untuk membantu pemain di lapangan.

“Saya tak ingin terlibat dalam transfer, karena saya ingin mengalihkan energi saya untuk hal-hal lain. Saya ingin menggunakan energi saya di lapangan, jika tidak saya akan mendapat masalah.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed