by

Sindiran Pedas Mourinho untuk Klopp dan Pochettino: Apa Gunanya Main Cantik Tanpa Trofi?

Jose Mourinho melancarkan sindiran pedas secara tersirat untuk beberapa rivalnya di Liga Primer Inggris, seperti Jurgen Klopp (Liverpool) dan Mauricio Pochettino (Tottenham Hotpur). Mantan pelatih Manchester United itu mempertanyakan gunanya permainan sepakbola cantik tanpa raihan trofi.

Masih Nganggur

Sejak dipecat Manchester United pada bulan Desember 2018 lalu, Jose Mourinho hingga kini belum lagi menukangi sebuah klub. Pria Portugal masih asyik dengan kegiatan barunya sebagai analis sepakbola di beIN Sports, sembari beberapa kali mengingatkan dunia terkait kualitas serta segudang pencapaiannya.

Sindir Klopp dan Pochettino

Kali ini, lewat aktivitas anyarnya itu, Mourinho yang sensional sekaligus kontroversial secara tersirat menyindir beberapa pelatih yang sempat menjadi rivalnya di Liga Primer Inggris, seperti Jurgen Klopp dan Mauricio Pochettino.

Mourinho memang dikenal sebagai perancang strategi pragmatis yang lebih mengutamakan prestasi tim ketimbang permainan sepakbola atraktif. Sementara Klopp dan Pochettino justeru cenderung sebaliknya. Mourinho sukses mempersembahkan berbagai gelar kampiun bagi FC Porto, Inter Milan, Chelsea, Real Madrid, hingga Manchester United, sementara dua rivalnya belum sekalipun mampu mengantarkan Liverpool dan Tottenham Hotspur menggondol trofi. Rekam jejak inilah yang kemudian digunakan pria berjuluk The Special One untuk menyerang juru taktik asal Jerman dan Argentina.

“Saya meraih gelar juara di mana pun, dan saya tidak bisa berlari dari mentalitas saya. Beberapa pelatih senang menjual gagasan filosofi permainan, tetapi anda baru bisa menjual filosofi setelah anda juara. Jika anda tidak menjuarai apa pun, apa gunanya?” kata Jose Mourinho.

“Jujur saja, sangat mudah bermain bagus dan tidak juara. Sangat mudah bersembunyi di balik gagasan tertentu soal sepakbola, namun tanpa hasil. Tapi orang-orang yang konsisten menjadi juara memiliki gagasan berbeda,” ketusnya.

Selevel dengan Guardiola dan Ancelotti

Mourinho lantas mengklaim dirinya sejajar dengan para pelatih senior yang sarat akan prestasi, seperti Josep Guardiola yang kini tengah menukangi Manchester City, dan Carlo Ancelotti di Napoli.

 “Jika kita berbicara tentang Guardiola, jika kita berbicara tentang Ancelotti, soal pelatih-pelatih yang jelas merupakan golongan saya, yang memiliki karir kemenangan dalam jangka panjang, di manakah pelatih-pelatih muda dalam hal memberikan hasil? Di mana mereka?” tutup pria berumur 56 tahun tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed