by

Sir AlexFerguson Mengungkap Penyesalan Sebagai Manajer MU

Manajer legendaris Old Trafford, Sir Alex Ferguson, beberapa waktu lalu membuat pernyataan cukup mengejutkan. Pasalnya mengatakan penyesalan sebagai pelatih Manchester United, memang ini hanya satu. Namun jika dilihat dari jam terbang hingga 26 tahun bersama Setan Merah, apa yang membuat Ferguson menyesal.

Padahal di bawah komando Ferguson, Mu berhasil menjadi salah satu tim terkuat di Inggris bahkan daratan Eropa. Pelatih asal Skotlandia tersebut bahkan berhasil mempersembahkan 13 piala Premier League dan setidaknya ada dua trofi kemenangan Liga Champions. Hal ini membuat dirinya dinobatkan sebagai manajer yang banyak memberikan trofi kemenangan.

Seharusnya memang ada dua kemenangan Liga Champions, namun harus terganjal Barcelona di babak final. Namun hal ini tidak mengurangi rasa terima kasih dan melegenda nama Ferguson di MU, saat dirinya memutuskan pensiun sebagai manajer pada 2013 lalu, ini merupakan awal kehancuran MU yang tidak diinginkan.

Baca jugaMU Tolak Keras Proposal Pemain Pinjaman Sanchez

Bahkan ini memberikan dampak yang sangat buruk, lihat saja apa yang terjadi di musim 2018-2019, dimana pada akhirnya hanya bisa finish di posisi ke enam pada Premier League. Parahnya tanpa mendapatkan satu pun trofi kemenangan, tentu saja ini menjadi musim terburuk sepanjang zaman. Namun saat ini terjadi, Ferguson mengungkapkan satu penyesalan selama menjadi manajer MU.

Ternyata ini berkaitan dengan pemain yang masih bertahan setelah dirinya memutuskan pensiun, dua pemain yang punya andil besar dalam Final Liga Champions. Dimitra Berbatov dan Park Ji Sung, kedua pemain ini mengambil peranan penting karena berhasil membuat MU hingga baak final.

Hal ini seperti yang dikutip dalam Sportskeeda, Ferguson mengatakan jika berhasil memenangkan Piala Eropa adalah hal fantastis. Bahkan menyebutkan skuadnya sebagai kelompok pemain yang hebat, bagus dan kuat. Jelas ini membuat MU menjadi salah satu klub terkuat kala itu di bawah kepemimpinannya.

Baca jugaManchester United Bisa Bangkit, Ini Saran Sir Alex Ferguson

Sir Alex Ferguson bahkan menjelaskan secara jelas, apa yang menjadi penyesalannya. Dirinya tidak seharusnya meninggalkan Park Ji Sung saat berada di final kala itu. Bahkan ini terulang lagu pada 2011 di Wembley, dimana harus mengambil keputusan buruk pada Dimitra Berbatov. Dirinya menegaskan, jika kedua pemain tersebut tidak pantas di tinggalkan di final.

Terlepas dari itu semua, Ferguson berhasil mempersembahkan treble winner. Ini terjadi pada musim 1998-1999, mulai dari trofi Premier League, Piala FA dan mempersembahkan trofi Liga Champions. Bahkan hingga kini kemenangan tersebut cukup dramatis, pasalnya MU harus tertinggal dan mengejar dengan kemenangan tipis, 2-1.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment