by

Soal Mencetak Gol, Pochettino Sebut Kane Adalah Pembunuh

Pelatih klub Tottenham Hotspur, yakni Maurixcio Pochettino, yakin bila Harry Kane mampu  menjadi seorang pemain yang jauh lebih hebat bila dirinya tidak begitu memusingkan perkara mencetak gol. Pochettino meminta pada Kane untuk sedikit mengesampingkan hasratnya dalam mencetak gol di setiap pertandingan.

Kane bisa dibilang salah satu striker yang membahayakan di dunia sepak bola saat ini. Striker dengan tipe seperti yang dimiliki Kane pun tidak begitu banyak di tengah hiruk pikuknya dunia sepak bola yang tampak lebih mengandalkan pemain dengan kemampuan gerak cepat.

Pesepak bola yang baru berusia 25 tahun tersebut baru saja membukukan golnya yang ke-150 untuk Spurs, ketika berhasil melumpuhkan PSV dengan skor 2-1. Pochettino juga percaya bahwa Kane pasti bisa berkembang dengan jauh lebih baik jika dirinya bersedia untuk sedikit melupakan hasrat menggebu mencetak gol. Tak hanya itu saja, dari pandangan Pochettino pun, dirinya juga percaya bahwa Kane sampai sekarang masih belum berpijak di atas potensi terbaik yang dimilikinya, mengingat saat ini pun usia Kane masih tergolong muda.

Menurut Pochettino, Kane bisa diibaratkan layaknya pembunuh yang bersarang di depan gawang. Kane adalah sosok striker yang begitu ditakuti oleh kiper lawan, sebab dirinya bisa mencetak gol secara tiba-tiba meskipun berada dalam peluang yang sangat kecil.

“Dia adalah pembunuh, seorang jagal, seorang pembunuh. Dia selalu melatih kemampuan apa pun yang dia inginkan untuk membunuh kiper lawan, semuanya. Dia ingin mencetak gol, dia sangat berhasrat mencetak gol. Oleh sebab itu terkadang ketika dia tak mencetak gol dia sangt terobsesi mencetak gok, terkadang hal itu menyulitkan dia karena terkadang anda butuh lebih banyak kebebasan, bukan terobsesi,” terang Pochettino yang dikutip dari Sky Sports.

Dengan begitu pun, Pochettino semakin yakin Kane akan segera mempelajari hal itu. Kane yang merupakan pemain muda tentu harus belajar banyak soal sepak bola.

“Namun dia akan belajar karena saat ini dia mulai lebih dewasa, dia masih muda. Saya tak terkejut karena dia begitu fokus dalam sesi latihan dan anda bahkan harus menghentikan dia berlatih karena dia selalu ingin berlatih untuk berkembang, dan itu luar biasa,” pungkasnya.

RelatedPost

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed