by

Soal Pengganti Solari, Eks Presiden Real Madrid: Mourinho Terdepan

Gagal melaju ke fase perempat final Liga Champions 2018/2019 membuat masa depan Santiago Solari di kursi kepelatihan Real Madrid dispekulasikan terancam. Raksasa La Liga disebut-sebut siap memecat pria berumur 42 tahun, bahkan sudah mengantongi sejumlah nama juru taktik lain untuk menggantikannya. Bekas Manager El Real periode 2010-2013, Jose Mourinho, kabarnya menjadi yang terdepan dalam bursa calon Pelatih baru Sergio Ramos dkk.

Kiprah Buruk Real Madrid di Bawah Asuhan Solari

Real Madrid tersingkir dari Liga Champions usai dihajar wakil Belanda, Ajax Amsterdam, 1-4 pada pertarungan leg ke-2 babak 16 besar di Santiago Bernabeu, Rabu, 6 Maret 2019 dini hari WIB kemarin. Kemenangan 2-1 pada leg pertama di Amsterdam Arena,  14 Februari lalu, menjadi sia-sia karenanya.

Lebih ironis, ini juga merupakan kekalahan kandang ke-3 secara beruntun yang ditelan Los Blancos dalam sepekan. Sebelumnya, armada asuhan Solari dipecundangi FC Barcelona 0-3 yang kontan membuat mereka terhempas dari panggung Copa del Rey 2018/2019 lewat skor 1-4 secara agregat, serta 0-1 di tangan lawan yang sama pada jornada ke-26 La Liga, yang kian menipiskan peluang tim untuk bisa menjadi jawara di kompetisi kasta tertinggi sepakbola Spanyol tersebut musim ini. El Real terpaku di peringkat ke-3 klasemen sementara dengan terpaut jarak 12 poin dari El Barca di 12 laga tersisa.

Sederet catatan negatif itulah yang kemudian membuat nasib Solari di Bernabeu terancam. Sejumlah nama pun santer dikait-kaitkan dalam bursa calon Pelatih baru Real Madrid, tiga di antaranya Jose Mourinho, Zinedine Zidane, dan Maurico Pochettino.

Mourinho Terdepan Gantikan Solari

Menanggapi ini, mantan Presiden Los Merengues, Ramon Calderon, percaya bahwa Mourinho ada di barisan terdepan untuk gantikan Solari.

“Saya yakin dia (Jose Mourinho) akan berada di sini tahun depan, sebab dialah satu-satunya Manager yang dihorati Presiden klub, dan karena dia mampu membuat ruang ganti menjadi tertib, serta menuntut para pemain untuk lebih bekerja keras,” kata Ramon Calderon kepada ESPN.

Namun begitu, Calderon pribadi mengaku kurang setuju Real Madrid kembali mendapuk juru taktik asal Protugal itu sebagai pelatih mereka. Menurutnya, ide permainan yang diusung Mourinho tidak cocok dengan karakter Los Blancos.

“Jelas saya tidak setuju. Saya sudah pernah mengatakan seberapa besar kerusakan yang dia timbulkan di sini. Gaya bermainnya bukanlah gaya yang dinginkan kubu Bernabeu. Yang diinginkan fans adalah yang baru saja kita lihat bersama dari Ajax: keberanian, agresi dengan kecepatan-kecepatan dan ketegasan. Mourinho tak bisa melakukan itu,” tutup pria Spanyol berusia 67 tahun tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed