by

Sukses Tenggelamkan Real Madrid, Pelatih Minta Ajax Sabet Treble Winner

Sukses menyingkirkan Real Madrid dan menembus babak perempat final Liga Champions 2018/2019 tak lantas membuat juru taktik Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, puas akan pencapaian anak-anak asuhnya. Pelatih berusia 49 tahun justeru langsung membebani Daley Blind dan kolega misi besar untuk menggondol gelar jawara di kompetisi elit Eropa tersebut, bahkan meraih treble winner pada akhir musim.

Ajax memastikan diri masuk di fase 8 besar Liga Champions 2018/2019 dengan menenggelamkan Real Madrid, raksasa La Liga yang juga merupakan juara bertahan tiga musim beruntun, lewat skor 5-3 secara agregat. Sukses ini memberikan euforia tersendiri bagi skuad de Godenzonen, mengingat awalnya mereka bukan tim unggulan di panggung tersebut. Pasukan Erik ten Hag bahkan sempat dikalahkan Los Blancos 1-2 pada leg pertama yang digelar di Amsterdam Arena bulan lalu, sebelum kemudian mampu membalikkan kedudukan via skor 4-1 pada pertarungan ke-2 di Santiago Bernabeu, Rabu, 6 Maret 2019 dini hari WIB.

 

Berpeluang Sabet Treble Winner

Dengan lolos ke babak perempat final, Ajax Amsterdam kini mempunyai peluang untuk menjuarai Liga Champions 2018/2019, juga memiliki kans cukup besar untuk menyabet dua gelar lain di level domestik, yakni di panggung Eredivisie dan KNVB Beker. Fakta inilah yang kemudian membuat Erik ten Hag begitu bersemangat meminta anak-anak asuhnya untuk meraih treble winner di akhir musim.

“Kami masih hidup di tiga kompetisi berbeda, dan kami memiliki musim yang sangat baik. Tapi seperti kita ketahui, hadiah hanya datang pada akir kompetisi,” kata Erik ten Hag, sebagaimana dikutip dari Marca.

Di ajang KNVB Beker, Ajax Amsterdam tercatat sudah berada di fase final, dan mereka akan berhadapan dengan Willem II pada tanggal 5 Mei 2019 mendatang. Sementara di panggung Eredivisie, armada Erik ten Hag bersaing ketat dengan PSV Eindhoven di papan klasemen sementara. Duduk di posisi runner up dengan masih memiliki satu pertandingan ekstra, Ajacieden cuma tertinggal 5 poin saja dari tim asuhan Pelatih Mark van Bommel tersebut.

“Kami ingin mencapai semua target kami, kami harus menetapkan target yang lebih tinggi dan terus berusa lebih baik. Saya harap bisa menjaga pemain yang ada di klub, tapi saya tahu bahwa ini adalah sebuah fantasi yang utopis,” tutup pria asal Belanda itu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed