by

Taktik Mourinho di Pertandingan Lawan Crystal Palace Dikritik Ince

Paul Ince mengaku bahwa dirinya merasa heran dengan alasan yang digunakan oleh Jose Mourinho yang telah menempatkan Marouane Fellaini pada lini serang, sementara Alexis Sanchez tidak ditempatkan dalam posisi yang seharusnya di pertandingan melawan Crystal Palace.

Seperti yang telah diketahui, MU menjamu Palace di markas mereka, Old Trafford pada matchday 13 ajang Premier League hari Sabtu lalu, 24 November 2018. Laga itu berlangsung dengan cukup mengecewakan untuk penggemar sang tuan rumah. Pasalnya, penampilan MU sangat tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Bahkan, klub rival justru mempunyai potensi menang yang lebih besar dalam laga tersebut.

Hingga pada akhirnya pun, pertandingan itu berakhir dengan skor imbag 0-0. Dengan hasil itu, kini MU harus rela turun posisi tujuh pada klasemen sementara EPL dengan total raihan sebanyak 21 poin untuk 13 pertandingan yang telah dimainkan.

MU mengeluarkan performa yang kurang amksimal, terlebih dalam lini depan kala itu. Mourinho pastinya sudah berupaya untuk memperbaikinya. Mourinho bahkan memasukkan Fellaini untuk menggantikan Jesse Lingard ketika pertandingan berjalan di menit ke-60. Lalu, dirinya juga memasukkan Sanchez untuk menjadi pengganti Paul Pogba saat pertandingan menginjak menit ke-68.

Setelahnya, Fellaini pun diminta untuk bermain lebih ke depan. Fellaini menjadi pemain andalan Manchester United dalam memainkan taktik bola panjang.

Ternyata, justru penggantian pemain inilah yang pada akhirnya menjadi fokus kritik Ince. Ince merasa heran mengapa Mourinho memutuskan untuk menggunakan Fellaini di lini depan ketimbang Sanchez.

“Para penggemar mencemooh pada akhir pertandingan dan itu tidak seperti Manchester United. Kita sedang berbicara tentang United, tidak ada rasa hormat ke Palace, tetapi membawa Fellaini lebih dahulu ketimbang Sanchez, apa rencananya?” ungkapnya pada Match of the Day 2.

“Ketika United tidak dapat mencetak gol, masukkan Fellaini, pakai strategi bola-bola panjang, Palace sudah siap untuk itu. Mereka mengandalkan keberuntungan,” cetusnya.

“Membayar Sanchez setengah juta pound, dan tidak menjadi quarterback. Bermain bola panjang. Kami tidak ingin ia seperti itu, kami ingin ia berada di area 18 yard. Fans telah bersabar tetapi saya tidak melihat kohesi atau bagaimana kami mencoba bermain,” pungkasnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed