by

Tur Pramusim Manchester United Kali Ini Diakui Mourinho Sangat Berat

Tur pramusim memang akan dijalani Manchester United sebelum pertandingan di awal musim, ini akan jadi pertandingan persahabatan dengan klub besar yang menarik. Pasalnya mencoba bermain sebelum pertandingan sesungguhnya di mulai, selain itu bisa melihat bagaimana kesiapan tim. Namun yang tidak tidak begitu di musim ini.

Jose Mourinho bahkan tampak senang akhirnya tur pramusim bisa selesai, dimana semua anak asuhnya bisa fokus kembali menjalani musim bagi. Bahkan tidak lagi mempermasalahkan hasil akhir dari tur yang dijalani di Amerika Serikat, namun jika di total hanya satu kemenangan saja, sudah jelas ini bukan hal yang diharapkan.

Bahkan Setan Merah bisa ditahan imbang oleh klub loka, seperti klub dari Meksiko, dan MLS, San Jose Earthquakes. Hal ini tentu bukan yang diinginkan Mourinho dengan membawa kekuatan baru, faktor utama memang tidak bisa di pungkiri, hampir semua pemain utama masih dalam masa cuti liburan musim panas, apalagi jika bukan setelah menjalani laga berat di musim lalu yang disambung dengan Piala Dunia 2018.

Manchester United hanya bisa menang kontra AC Milan, itu pun banyak yang menganggap hanya keberuntungan semata. Pasalnya didapatkan dari adu penalti, hal ini sudah jelas membuat Mourinho berang, dimana mau tak mau harus mengakui jika tur pramusim kali ini sangat berat dan mengaku gembira saat sudah bisa menyelesaikannya, meskipun tidak mendapatkan hasil sesuai keinginan awal.

Baca juga : Setan Old Trafford Keok Dipatok Bangau Merah

Bahkan ditambahkan lagi perkataan sang manajer yang dirilis di situs resmi Manchester United, ini akan jadi pengalaman bagus untuk pemain muda, bisa turun di lapangan dan bermain dengan pemain besar. Banyak pemain yang berkembang dengan baik, itu jadi hal bagus yang kami dapatkan di tur pramusim kali ini, selain itu tidak ada yang perlu dipastikan lagi.

Bahkan di pertandingan terakhir, harus mengaku kalah di tangan Bayern Munchen, meskipun sempat mencetak gol melalui Javi Martinez. Mourinho mengatakan jika anak asuhnya melawan tim terbaik dunia yang menurunkan kekuatan penuh, namun tidak bisa memberikan perlawanan terbaik karena keterbatasan pemain.

Hal ini sudah cukup bagi Mourinho pasalnya sepanjang pra musim semua pemain sudah melakukan yang terbaik dan rela bermain kembali dengan jeda waktu yang cukup singkat. Ini sudah memperlihatkan, permainan yang terbaik dan loyalitas pada tim. Bahkan bisa dibilang, jika ini hal fantastis yang sangat baik untuk tim.

Pertandingan sebenarnya setelah pra musim usai adalah laga pembuka di Liga Inggris, dimana nantinya akan berhadapan dengan Leicester City pada 10 Agustus 2018 mendatang, bahkan akan menjadi tuan rumah, karena laga di gelar di Old Trafford. Ini akan jadi pembuktian, jika apa yang terjadi sebelumnya tidak akan pernah kembali lagi. Bahkan akan mendapatkan poin penuh, inilah yang menjadi ambisi Mourinho.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 comments

News Feed